TransJakarta Layani 413 Juta Pelanggan Sepanjang Tahun 2025

TransJakarta pada tahun 2025 melayani 1,4 juta perjalanan harian.

Diterbitkan 06 Februari 2026, 11:45 WIB
Share
Copy Link
Batalkan
Jadi intinya...
  • Pelanggan TransJakarta meningkat dua kali lipat, mencapai 413 juta di 2025, dengan efisiensi operasional.
  • Keselamatan TransJakarta membaik 40% dan digitalisasi melalui aplikasi TJ digunakan 2,1 juta.
  • TransJakarta menjadi pionir transportasi hijau dengan 470 bus listrik, mendukung emisi nol bersih.

Liputan6.com, Jakarta - TransJakarta atau PT Transportasi Jakarta mencatat, pada 2025 total ada 413 juta pelanggan yang naik dan turun atau meningkat dua kali dalam tiga tahun terakhir.

Kini, rata-rata TransJakarta melayani 1,4 juta perjalanan harian. Direktur Utama TransJakarta Welfizon Yuza menyatakan dengan capaian ini, TransJakarta semakin mengukuhkan posisinya sebagai tulang punggung mobilitas warga Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi (Jabodetabek).

Menurutnya, catatan ini juga menjadi capaian gemilang Transjakarta di tengah tekanan inflasi dan kenaikan upah minimum. Pasalnya, kata Welfizon, TransJakarta justru berhasil mencatatkan efisiensi operasional yang impresif.

Dia menjelaskan, subsidi per pelanggan dijaga konstan dibandingkan dengan tahun sebelumnya, bahkan turun 14 persen jika dibandingkan tahun 2022.

"Kami tidak hanya mengejar ekspansi kuantitas saja, tetapi juga kualitas. Melalui digitalisasi dan penguatan tata kelola, kami membuktikan bahwa layanan publik yang masif tetap bisa dikelola secara efisien dan bertanggung jawab," kata Welfizon dalam keterangan tertulis, dikutip Jumat (6/2/2026).

Kemudian, lanjut dia, terhadap aspek keselamatan, Transjakarta juga menunjukkan hasil yang konsisten dan terukur, dengan penurunan accident rate secara berkelanjutan sebesar 40 persen sejak tiga tahun terakhir.

 

Indikator Terus Membaik

Welfizon menyebut, indikator tersebut terus membaik dari tahun ke tahun dan mencapai titik terendah pada tahun 2025 dengan capaian skor 0,33.

Selain itu, dia menyatakan, TransJakarta juga terus beradaptasi dengan kebutuhan zaman melalui dua pilar utama.

"Pertama, transformasi digital dengan menghadirkan aplikasi seluler TJ: Transjakarta yang disebut telah digunakan oleh 2,1 juta pengguna, menyediakan fitur pelacakan real-time dan sistem tiket digital yang inklusif," ucap dia.

"Kedua, armada ramah lingkungan, di mana TransJakarta mendukung target emisi nol bersih, TransJakarta kini mengoperasikan 470 unit bus listrik (tipe high deck dan low deck), menjadikannya pionir transportasi hijau di Indonesia," jelas Welfizon.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6