Liputan6.com, Jakarta - Kementerian ESDM atau Kementerian Energi Sumber Daya Mineral mempercepat pembentukan ekosistem hidrogen di Indonesia agar berjalan seiring dengan Strategi Hidrogen Nasional, dan Rencana Hidrogen, dan Amonia Nasional (RHAN).
"Langkah ini juga sejalan dengan program Astacita Presiden Prabowo Subianto," kata Direktur Jenderal Energi Baru, Terbarukan dan Konservasi Energi (EBTKE) Kementerian ESDM, Eniya Listiani Dewi. Dikutip dari Antara, Rabu (4/2/2026).
Eniya menjelaskan, pengembangan hidrogen bukan hanya instrumen dekarbonisasi, tetapi menjadi pilar informasi ekonomi dan industrialisasi jangka panjang.
Advertisement
Hal tersebut penting, terutama bagi sektor industri, transportasi, pembangkit listrik, dan sektor yang berorientasi ekspor. Ekosistem hidrogen, akan memperkuat energi nasional, sekaligus mendorong industrialisasi rendah karbon yang kompetitif untuk pasar global.
"Menurut saya, pada tahun ini, yang merupakan KPI saya, saya sebutkan bahwa hidrogen hijau harus tersedia di pasar hampir 200 ton per tahun. Kita harus mencapainya dan kita ingin menciptakan lebih banyak," ucap Eniya.
Eniya juga menambahkan rencana implementasi ekosistem hidrogen akan dilakukan secara bertahap untuk membangun kesiapan regulasi, infrastruktur, permintaan pasar, dan juga kemampuan domestik, seiring dengan menjaga fleksibilitas kebijakan dan evaluasi berkala.
Menurutnya, Kolaborasi strategis yang dilakukan dengan Jepang, melalui Jepang International Cooperation Agency (JICA), juga memainkan peran yang sangat penting.
Sinergi Strategis Teknologi dan Pembiayaan Hijau
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5383413/original/028611500_1760674605-IMG_5993-01.jpeg)
Kerja sama bilateral ini dirancang sebagai sebuah penggabungan strategis yang menyatukan keunggulan teknologi mutakhir dan pengalaman panjang Jepang dalam pengembangan proyek serta instrumen pembiayaan yang mapan, dengan kekayaan sumber daya alam Indonesia.Â
Indonesia dinilai memiliki potensi energi terbarukan yang sangat melimpah, skala pasar domestik yang masif, serta prospek permintaan energi bersih jangka panjang yang menjanjikan.Â
Sinergi antara keahlian teknis Jepang dan potensi alamiah Indonesia ini diharapkan mampu menciptakan ekosistem bisnis yang kokoh dan saling menguntungkan dalam peta persaingan energi global.
Kehadiran Peta Jalan Kemitraan Indonesia-Jepang digadang-gadang akan menjadi katalis utama bagi kolaborasi industri yang lebih solid di masa depan.Â
Dokumen strategis ini tidak hanya sekadar rencana di atas kertas, melainkan didukung oleh skema peningkatan pembiayaan publik serta mekanisme mitigasi risiko yang krusial di tahap awal proyek.Â
Tujuannya adalah untuk mempercepat pembangunan infrastruktur hidrogen yang tidak hanya layak secara teknis, tetapi juga bankable atau layak secara finansial.Â
Dengan adanya kepastian kerangka kerja ini, diharapkan hambatan investasi dapat diminimalisir sehingga akselerasi menuju ekonomi hijau dapat terwujud lebih cepat.
Advertisement
Penyelarasan Visi Kebijakan Menuju Kemandirian Energi
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5390080/original/023985200_1761223329-c1044172-006f-4559-8365-8db7ea4de3bb.jpeg)
Di sisi lain, dukungan internasional terus mengalir seiring dengan semakin jelasnya visi pemerintah Indonesia dalam sektor energi.
Senior Representative JICA Indonesia, Akira Sato memberikan penilaian positif terhadap arah kebijakan pemerintah di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo.Â
Ia melihat adanya penegasan fokus yang kuat pada upaya mencapai kemandirian energi dan ketahanan pangan, sembari tetap menjaga stabilitas makroekonomi nasional dan mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif bagi seluruh lapisan masyarakat.
"Arah kebijakan sudah jelas, melindungi ketahanan, merangsang investasi, dan menerjemahkan momentum tersebut menjadi pembangunan yang inklusif," ujar Sato.
Sejalan dengan visi besar tersebut, Kementerian ESDM telah bergerak cepat dengan merumuskan Rencana Strategis Hidrogen Nasional (RHAN) sebagai panduan komprehensif menuju komersialisasi hidrogen dan amonia di tanah air.Â
Menanggapi langkah ini, JICA menegaskan kembali komitmennya untuk terus mengawal transisi energi di Indonesia.
"JICA terus melanjutkan kerja samanya untuk mendukung transisi energi Indonesia dan pengembangan ekosistem hidrogen. Berkat kerja sama dengan Anda semua, kini kita telah berhasil merumuskan Peta Jalan Kolaborasi Indonesia-Jepang untuk Mempercepat Masyarakat Hidrogen-Amonia di Indonesia, sebuah peta jalan yang melengkapi RHAN dan menguraikan metode praktis kolaborasi antara kedua negara kita," kata Sato.
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4561912/original/093581600_1693757147-1693756743675_Infografis_jurnal2.jpg)
Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5226996/original/003118400_1747799527-Putin.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8528276/original/060137100_1782459682-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-06-26T143742.924.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8259258/original/056986600_1781493541-3549582318816429688.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/avatars/3913661/original/bF1aVh5mPdmHwTRpWtdgstnTfJAjUfG0qSHV2T0O.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5492787/original/080208300_1770185783-1000273544.jpg.webp)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1411723/original/069752100_1479709693-Jepang.jpg)

:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/avatars/618/original/015378900_1751874433-WhatsApp_Image_2025-07-06_at_20.36.08_5b85adcb.jpg)

:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8256534/original/027399300_1781161052-Vertical_500x656_-_Pentas_Bola_Dunia_2026__3_.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5476731/original/083749300_1768796381-000_936R8YN.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8261470/original/080593900_1781707583-haaland.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8260720/original/014464000_1781645481-HK9wcDqXAAAOMgO.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8389795/original/062452300_1782269925-inggris.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8309678/original/024525200_1782176074-AP26174009363435-Prancis.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8263769/original/046217200_1782009540-Jeremy_Doku.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8258188/original/054428500_1781325475-AP26164102653511.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8264097/original/098152700_1782090739-AP26172582885325.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4891677/original/000043600_1721008752-10_AP24196756280349.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8504143/original/019730100_1782424741-jerman.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8260740/original/033303400_1781654609-063_2281951293.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8513111/original/058658300_1782436597-063_2283345627.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8513056/original/032314400_1782436532-jepang.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8525155/original/017274300_1782455154-AP26176798846634.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8524143/original/085744300_1782453577-Yuto_Nagatomo.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8474355/original/046084700_1782384061-BhDNYw7rvpJoamxfP3aqnk8OmNTcFsWo5w0vQORV.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8518933/original/007493300_1782445584-000_B4U43WF.jpg)