Kebakaraan Rumah di Golf Lake Residence Cengkareng, Diduga Karena Arus Pendek

Kebakaran terjadi di sebuah rumah di Perumahan Golf Lake Residence Cluster San Lorenzo, Cengkareng, Jakarta Barat, Senin (2/2/2026). Kemunculan api diduga karena adanya arus pendek.

Diterbitkan 02 Februari 2026, 22:52 WIB
Share
Copy Link
Batalkan
Jadi intinya...
  • Kebakaran rumah terjadi di Golf Lake Residence Cengkareng, Jakarta Barat.
  • Penyebab api diduga kuat karena korsleting listrik atau arus pendek.
  • Pemadaman masih berlangsung, penghuni selamat, dan tidak ada korban jiwa.

Liputan6.com, Jakarta - Kebakaran terjadi di sebuah rumah di Perumahan Golf Lake Residence Cluster San Lorenzo, Cengkareng, Jakarta Barat, Senin (2/2/2026). Kemunculan api diduga karena adanya arus pendek. 

Salah seorang warga, Octaviany mengatakan api mulai terlihat sekitar pukul 21.00 WIB. Dia mengatakan, saat itu yang pertama kali muncul asap hitam yang keluar dari bagian lantai dua rumah tersebut.

"Apinya tidak terlihat, tapi asap tebal terlihat keluar dari rumah,” ucap Octa saat dihubungi Liputan6.com. 

Dia mengatakan, tak lama setelah asap muncul, sebanyak empat unit mobil pemadam kebakaran langsung datang dan berupaya memadamkan api. Tampak sejumlah warga sekitar juga ikut membantu proses pemadaman. 

"Saat ini, sekitar pukul 22.50, proses pemadamam masih berlangsung. Petugas  pemadam masih melakukan penyemprotan,” ucap dia. 

Penghuni rumah dan keluarganya, kata Octa terlihat telah menyelamatkan diri dan membawa sejumlah barang-barang yang kiranya dapat diselamatkan. Tampak Kendaraan dan barang-barang juga terlihat di evakuasi keluar dari rumah untuk diselamatkan.

"Mobil dan barang-barang sudah dikeluakan. Penghuninya dan keluaganya juga telah dievakuasi,” kata dia. 

 

Dugaan Arus Pendek

Sementara itu, Perwira Piket Sudin Gulkarmat Jakarta Barat, Joko Susilo melaporkan  sejauh ini pihaknya masih berupaya memadamkan api. Dugaan sementara penyebab kebakaran dikarenakan adanya arus pendek.

"Sementara karena korsleting listrik. Kita masih berupaya lakukan pemadaman,” kata dia saat dihubingi Liputan6.com. 

Joko mengatakan sejauh ini pihaknya telah menerjunkan sebanyak 25 personel untuk memadamkan api.

"Proses pemadaman masih berlangsung.  Sejauh ini belum ada kendala dan tidak ada korban jiwa,” Joko menandaskan. 

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6