Liputan6.com, Jakarta - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) melaporkan cuaca di wilayah DKI Jakarta pada Selasa (20/1/2026) diprediksi bervariasi.Â
Pada pagi hari, sebagian besar wilayah Jakarta diperkirakan hujan ringan, terkecuali Jakarta Pusat dan Kepulauan Seribu yang diprediksi berawan tebal.
Memasuki siang hari, cuaca di Jakarta didominasi berawan tebal hingga hujan ringan, dengan Jakarta Selatan berpotensi mengalami hujan sedang.
Advertisement
Sementara itu, pada malam hari, hujan masih berpotensi terjadi di hampir seluruh wilayah Jakarta, dengan hujan sedang di Jakarta Selatan, serta hujan disertai petir di Jakarta Timur dan Jakarta Utara, sedangkan wilayah lainnya diprediksi hujan ringan.
Untuk wilayah penyangga Ibu Kota seperti Bogor, Depok, Bekasi, Jawa Barat dan Tangerang, Banten pada pagi hari diprediksi berawan tebal. Terkecuali Tangerang yang diperkirakan hujan ringan.
Kemudian siang hari hujan ringan hingga hujan sedang berpotensi terjadi di Bogor, dan pada malam hari cuaca di wilayah penyangga umumnya berawan tebal hingga hujan ringan.
Berikut informasi prakiraan cuaca hari ini di Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi (Jabodetabek) selengkapnya yang dikutip Liputan6.com dari laman resmi BMKG www.bmkg.co.id:Â
|  Kota |  Pagi |  Siang |  Malam |
|  Jakarta Barat |  Hujan Ringan |  Berawan Tebal |  Hujan Ringan |
|  Jakarta Pusat |  Berawan Tebal |  Berawan Tebal |  Hujan Ringan |
| Â Jakarta Selatan | Â Hujan Ringan | Â Hujan Ringan | Â Hujan Sedang |
|  Jakarta Timur |  Hujan Ringan |  Hujan Ringan |  Hujan Petir |
|  Jakarta Utara |  Hujan Ringan |  Berawan Tebal |  Hujan Petir |
|  Kepulauan Seribu |  Berawan Tebal |  Berawan Tebal |  Hujan Ringan |
|  Bekasi |  Berawan Tebal |  Hujan Ringan |  Hujan Ringan |
|  Depok |  Berawan Tebal |  Hujan Ringan |  Berawan Tebal |
|  Kota Bogor |  Berawan Tebal |  Hujan Sedang |  Berawan Tebal |
| Â Tangerang | Â Hujan Ringan | Â Hujan Ringan | Â Hujan Ringan |
Pemprov DKI Kembali Operasi Modifikasi Cuaca, Tekan Risiko Genangan di Jakarta dan Sekitarnya
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5178347/original/084212100_1743313825-Modifikasi_Cuaca.jpg)
Sebelumnya, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta, melanjutkan pelaksanaan Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) pada hari ketiga, untuk mitigasi dampak cuaca ekstrem dan potensi bencana hidrometeorologi di Jakarta dan sekitarnya.
Pada Minggu 18 Januari 2026, Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) dilaksanakan melalui tiga sorti penerbangan pesawat CASA A-2105 yang berpangkalan di Bandara Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur.
Kegiatan ini merupakan kolaborasi antara BPBD Provinsi DKI Jakarta, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), TNI Angkatan Udara (TNI AU), serta PT Rekayasa Atmosphere Indonesia.
Sorti ke-1 difokuskan pada wilayah Perairan Selat Sunda dan Ujung Kulon dengan tujuan utama meluruhkan awan hujan yang bergerak menuju daratan Jakarta dan sekitarnya, sehingga presipitasi dapat terkonsentrasi di wilayah perairan.
Pada sorti ini digunakan bahan semai Natrium Klorida (NaCl) sebanyak 800 kilogram, dengan ketinggian terbang 11.000 kaki dan awan target jenis Cumulus.
Hasil pengamatan menunjukkan awan memiliki base sekitar 3.000 kaki dan top hingga 15.000 kaki, dengan arah angin di ketinggian 11.000 kaki berasal dari barat.
Sorti ke-2 dilaksanakan di wilayah daratan Kabupaten Serang dan Kabupaten Tangerang untuk mengurangi intensitas hujan dari awan yang bergerak menuju wilayah prioritas Jakarta dan sekitarnya.
Advertisement
Potensi Hujan Lebat
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5277299/original/013417700_1752029160-WhatsApp_Image_2025-07-09_at_09.12.46.jpeg)
Sebanyak 800 kilogram bahan semai Kalsium Oksida (CaO) digunakan pada ketinggian sekitar 6.000 kaki, dengan awan target Cumulus Humilis yang memiliki base 6.000 kaki dan top 7.000 kaki. Arah dan kecepatan angin pada berbagai lapisan terpantau bergerak ke arah barat.
Pada sorti ke-3, penyemaian difokuskan pada wilayah udara (overhead) Kabupaten Tangerang dengan tujuan memecah awan potensial pembentuk hujan.
Direktur Operasional Operasi Modifikasi Cuaca BMKG, Budi Harsoyo, menyampaikan potensi hujan lebat umumnya terjadi pada periode siang hingga sore hari.
"Potensi hujan lebat hanya ada di periode siang–sore hari. Semoga dapat diantisipasi secara optimal oleh rekan-rekan kru CASA dalam pelaksanaan Operasi Modifikasi Cuaca hari ini," ujar Budi dalam keterangannya, Minggu 18 Januari 2026.
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4315151/original/030334800_1675673028-Infografis_SQ_Tips_Hadapi_Cuaca_Ekstrem_agar_Tetap_Selamat.jpg)
Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3267613/original/079814300_1602679710-Kejahatan_Siber.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8471519/original/070085400_1782374653-Tugas__40_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8519902/original/067689300_1782446978-Tugas__41_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8262299/original/014349800_1781777647-Tugas__37_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/avatars/3923732/original/ACg8ocIphP3RvRWjbLf746hb18Uo995cuhI9nbPL2meLAa7-erwfoRMv%3Ds200.jpeg)

:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1371647/original/089298800_1476255507-DKI_Jakarta.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/avatars/618/original/015378900_1751874433-WhatsApp_Image_2025-07-06_at_20.36.08_5b85adcb.jpg)

:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8256534/original/027399300_1781161052-Vertical_500x656_-_Pentas_Bola_Dunia_2026__3_.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8261539/original/051141200_1781743137-IMG-20260618-WA0008.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8625922/original/005183100_1782620553-063_2283651686.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8625483/original/070181900_1782619556-000_B8K37NR.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8479065/original/058215800_1782390523-afsel.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8315631/original/085066700_1782183105-AP26173665939735.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8621093/original/089503900_1782612244-063_2283639746.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8269025/original/029326100_1782119069-063_2281966729.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8620430/original/011957700_1782610877-000_B8JY4LY.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8620429/original/007432300_1782610876-000_B8JY7M2.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8322679/original/008420700_1782191790-Amine_Gouiri.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8615608/original/002262500_1782601852-063_2283621934.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8389880/original/043940700_1782270022-AP26174722689391.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8585232/original/070297800_1782548214-Gempa_Pacitan.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/732754/original/044682900_1409879838-Jakarta_Cerah_berawan.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8459914/original/018350300_1782359142-BMKG_Gempa_Jepang.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/717234/original/Jakarta_Cerah.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8261934/original/008152300_1781763177-Dampak_gempa_di_Sulteng.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4236994/original/060497300_1669200216-20221123-Cuaca-Ekstrem-Jakarta-Faizal-7.jpg)