Selain Isra Miraj, Ada Peringatan Hari Apa Saja di 16 Januari? Simak Selengkapnya di Sini!

Setiap tanggal 16 Januari 2026 diperingati dengan beragam momen penting, mulai dari peringatan Isra Miraj Nabi Muhammad SAW hingga Hari Penerbit Buku.

Diterbitkan 16 Januari 2026, 06:30 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Setiap tanggal 16 Januari 2026 diperingati dengan beragam momen penting yang mencerminkan nilai spiritual, kebudayaan, kebebasan, hingga refleksi kehidupan modern. Peringatan ini hadir dari ranah keagamaan, kuliner, hak asasi manusia, filsafat hidup, hingga dunia literasi.

Pada momen hari Jumat (16/1/2026) ini, umat Islam memperingati peristiwa Isra Miraj Nabi Muhammad SAW, sebuah perjalanan spiritual luar biasa yang menjadi tonggak penting dalam sejarah Islam, sekaligus momentum penguatan iman dan ketaatan kepada Allah SWT.

Di tingkat global, tanggal ini juga diperingati sebagai Hari Makanan Pedas Internasional, Hari Kebebasan Beragama Nasional, Hari Tanpa Apa Pun, serta Hari Penerbit Buku. Masing-masing peringatan membawa pesan berbeda, mulai dari perayaan cita rasa dunia, penghormatan terhadap hak keyakinan, ajakan untuk jeda dari rutinitas, hingga apresiasi terhadap peran penerbit dalam menyebarkan ilmu pengetahuan.

Berikut sederet peringatan yang jatuh pada tanggal 16 Januari setiap tahunnya dihimpun Tim News Liputan6.com dari berbagai sumber:

1. Isra Miraj Nabi Muhammad SAW

Dilansir oleh Liputan6.com dari laman resmi Badan Amil Zakat Nasional, Isra Miraj merupakan peristiwa penting dalam sejarah Islam yang terjadi pada malam 27 Rajab tahun ke-12 kenabian.

Dalam peristiwa ini, Nabi Muhammad SAW melakukan perjalanan malam dari Masjidil Haram di Mekkah menuju Masjidil Aqsa di Yerusalem (Isra), kemudian dilanjutkan dengan perjalanan menembus lapisan langit hingga Sidratul Muntaha (Miraj).

Pada peristiwa tersebut, Nabi Muhammad SAW menerima perintah langsung dari Allah SWT untuk menunaikan salat lima waktu sehari semalam. Isra Miraj menjadi bukti kebesaran Allah SWT, kenabian Muhammad SAW, serta kenyataan adanya surga dan neraka.

Peristiwa ini juga menegaskan bahwa Allah SWT Maha Kuasa atas segala sesuatu, bahkan terhadap hal yang melampaui logika manusia. Dengan memahami makna Isra Miraj, umat Islam diharapkan dapat meningkatkan keimanan, ketaqwaan, serta kedisiplinan dalam beribadah.

2. Hari Makanan Pedas Internasional

Dilansir oleh Liputan6.com dari National Today, tanggal 16 Januari juga diperingati sebagai Hari Makanan Pedas Internasional, sebuah perayaan global bagi para pecinta sensasi pedas. Setiap negara memiliki ragam hidangan khas dengan tingkat kepedasan yang berbeda, dari yang ringan hingga ekstrem.

Rempah-rempah telah digunakan selama lebih dari 6.000 tahun, tidak hanya sebagai penyedap rasa, tetapi juga karena manfaat kesehatannya. Capsaicin dalam cabai diketahui memiliki efek antiinflamasi dan bahkan berpotensi membantu melawan sel kanker.

Hari ini menjadi ajakan untuk merayakan kekayaan kuliner dunia sekaligus mengapresiasi manfaat kesehatan dari makanan pedas, tentu saja dengan tetap memperhatikan kemampuan tubuh masing-masing.

3. Hari Kebebasan Beragama Nasional

Dilansir oleh Liputan6.com dari National Today, hari Kebebasan Beragama Nasional diperingati setiap 16 Januari untuk mempromosikan pesan perdamaian, toleransi, dan penerimaan. Peringatan ini menegaskan bahwa setiap individu berhak memeluk dan menjalankan keyakinannya tanpa paksaan.

Hari ini pertama kali diproklamasikan di Amerika Serikat pada 16 Januari 1993 dan berakar pada prinsip-prinsip Hak Asasi Manusia, termasuk Pasal 18 Deklarasi Universal HAM.

Kebebasan beragama dipandang sebagai fondasi penting bagi masyarakat yang inklusif, damai, dan sejahtera.

4. Hari Tanpa Apa Pun

Dilansir oleh Liputan6.com dari National Today, Hari Tanpa Apa Pun dirayakan sejak 1973 sebagai “acara tanpa kegiatan” yang mendorong orang untuk benar-benar tidak melakukan apa pun. Hari ini menjadi pengingat bahwa jeda, diam, dan istirahat juga memiliki nilai dalam kehidupan yang serba cepat.

Gagasan ini memunculkan refleksi filosofis: apakah “tidak melakukan apa-apa” sebenarnya adalah sebuah tindakan? Di tengah budaya produktivitas, peringatan ini mengajak manusia untuk berhenti sejenak dan memberi ruang bagi ketenangan.

5. Hari Penerbit Buku

Dilansir oleh Liputan6.com dari National Today, hari Penerbit Buku diperingati setiap 16 Januari untuk merayakan peran para penerbit dalam menghadirkan karya-karya penulis kepada pembaca di seluruh dunia. Dari era juru tulis hingga mesin cetak Gutenberg, dunia penerbitan terus berkembang sebagai jembatan antara ide dan masyarakat.

Penerbit berperan penting dalam menyeleksi, mengolah, dan mendistribusikan pengetahuan, sastra, serta informasi. Tanpa mereka, banyak gagasan besar mungkin tidak pernah sampai ke tangan pembaca.

Peringatan ini menjadi bentuk apresiasi terhadap industri penerbitan yang telah membantu membentuk peradaban melalui buku dan tulisan.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6