Cuaca Ekstrem di Bulan Desember 2025 Buat Ratusan Rumah di Lebak Rusak: 1 Orang Meninggal Dunia

BPBD Kabupaten Lebak mencatat sebanyak 146 rumah rusak akibat cuaca ekstrem sepanjang Desember 2025 yang ditandai hujan lebat, angin kencang, petir, serta memicu banjir, longsor, dan pergerakan tanah.

Diterbitkan 31 Desember 2025, 07:15 WIB
Share
Copy Link
Batalkan
Jadi intinya...
  • 146 rumah di Lebak rusak akibat cuaca ekstrem sepanjang Desember 2025.
  • Hujan lebat dan angin kencang sebabkan banjir, longsor, dan 1 korban meninggal.
  • BPBD Lebak salurkan bantuan dan minta masyarakat waspada hingga Februari 2026.

Liputan6.com, Jakarta - Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Lebak, Sukanta mengatakan, 146 rumah di wilayahnya rusak akibat cuaca ekstrem sepanjang Desember 2025.

"Kita minta masyarakat agar tetap mewaspadai cuaca ekstrem hingga Februari 2026 berdasarkan laporan Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG)," kata dia seperti dikutip dari Antara, Rabu (31/12/2025).

Sukanta menjelaskan, kerusakan rumah warga di Kabupaten Lebak terjadi akibat hujan lebat disertai angin kencang dan petir, yang memicu banjir, longsor, angin kencang, serta pergerakan tanah.

Dia merinci, dari 146 rumah yang rusak, 56 unit kategori rusak berat, 58 unit rusak ringan dan 32 unit rusak sedang. Masyarakat yang kondisi rumahnya ambruk, terpaksa mereka mengungsi ke rumah sanak kerabat saudaranya.

Selain itu, Sukanta menuturkan, seorang warga Desa Cipayung Kecamatan Cipanas Kabupaten Lebak dilaporkan meninggal dunia setelah rumah miliknya tertimpa reruntuhan tanah.

Korban saat itu, kata Sukanta, tengah tertidur pulas pada malam hari yang terjadi sepekan lalu. 

Berikan Bantuan

BPBD Lebak telah melaporkan kejadian bencana tersebut kepada pimpinan, serta menyalurkan bantuan logistik kepada warga terdampak guna meringankan beban ekonomi dan memenuhi kebutuhan pangan masyarakat korban bencana alam.

"Kita mengutamakan kebutuhan pelayanan dasar kepada warga korban bencana alam agar mereka kehidupan terlayani dengan baik, sehingga dapat mengurangi risiko kebencanaan," kata Sukanta.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6

  • Cuaca ekstrem merupakan suatu kondisi cuaca atau iklim yang terjadi pada waktu dan tempat tertentu yang sangat jarang terjadi.
    Cuaca ekstrem merupakan suatu kondisi cuaca atau iklim yang terjadi pada waktu dan tempat tertentu yang sangat jarang terjadi.
    Cuaca Ekstrem
  • liputan6
    BMKG adalah singkatan dari Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika yang berstatus Lembaga Pemerintah Non Departemen (LPN).
    BMKG
  • Lebak