Abdul Chair Ramadhan Terpilih Jadi Ketua KY Periode 2025-2028

Abdul Chair Ramadhan resmi menjabat sebagai Ketua Komisi Yudisial (KY) paruh pertama periode 2025-2028.

Diterbitkan 23 Desember 2025, 15:23 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Abdul Chair Ramadhan resmi menjabat sebagai Ketua Komisi Yudisial (KY) paruh pertama periode 2025-2028. Dia menggantikan Amzulian Rifai yang menjabat posisi tersebut pada periode 2023-2025.

Abdul Chair menegaskan komitmen KY untuk berperan aktif dalam rangka menjaga kehormatan, keluhuran, dan martabat hakim, serta menjaga integritas lembaga peradilan.

“Kesemuanya itu tentu tidak lain dan tidak bukan adalah untuk dimaksudkan guna mendukung dalam mewujudkan kekuasaan kehakiman yang merdeka sebagaimana yang kita cita-citakan,” tutur Abdul Chair di Kantor KY, Jakarta, Selasa (23/12/2025), dikutip dari Antara.

Ia terpilih sebagai Ketua KY dalam rapat pleno tujuh komisioner KY periode 2025–2030, pada Jumat, 19 Desember 2025. Dalam rapat pleno tersebut juga ditetapkan Desmihardi sebagai Wakil Ketua KY periode 2025–2028.

Selanjutnya, para komisioner KY yang baru mengucap sumpah jabatan itu menggelar rapat pleno lanjutan pada Senin, 22 Desember 2025 untuk menentukan ketua bidang dari masing-masing bidang yang ada di tubuh KY.

Rapat pleno dimaksud menetapkan Abhan sebagai Ketua Bidang Pengawasan Hakim dan Investigasi, Andi Muhammad Asrun sebagai Ketua Bidang Rekrutmen Hakim, serta Setyawan Hartono sebagai Ketua Bidang Pencegahan dan Peningkatan Kapasitas Hakim.

Kemudian, Ketua Bidang Sumber Daya Manusia, Advokasi, Hukum, Penelitian, dan Pengembangan dijabat oleh Williem Saija, sedangkan Ketua Bidang Hubungan Antarlembaga dan Layanan Informasi merangkap juru bicara diemban oleh Anita Kadir.

 

Singgung Keadilan Substansial

Dalam sambutannya, Abdul Chair menyinggung tentang keadilan substansial sebagai salah satu wujud kepastian hukum. Menurutnya, keadilan tidak semata membicarakan teks hukum, tetapi juga hadir untuk memenuhi nilai-nilai di masyarakat.

Pada tataran itu, menurut dia, fungsi pengawasan terhadap hakim menjadi penting. Ia menyebut upaya menegakkan harkat, martabat, dan keluhuran hakim dalam menghadirkan keadilan membutuhkan kesadaran bersama menuju “jalan yang lurus”.

Abdul Chair turut menekankan, bahwa kepercayaan masyarakat demikian penting dan signifikan bagi KY. Sebab itu, pihaknya akan menguatkan kolaborasi dan sinergisitas dengan instansi lain dalam melaksanakan tugas.

Instansi terkait yang dimaksud meliputi Mahkamah Agung (MA), Kejaksaan Agung (Kejagung), Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Kementerian Hukum, dan Dewan Perwakilan Rakyat (DPR). Ia juga mengungkap rencana audiensi KY bersama Presiden Prabowo Subianto.

“Kami akan menyampaikan gagasan, terobosan-terobosan yang tentu akan kami susun secara sistematis, holistik, integralistik, dalam rangka membangun lembaga peradilan yang independen, yang berintegritas, bermartabat, guna mewujudkan kekuasaan kehakiman yang merdeka,” Abdul Chair menandaskan.

Sumpah Jabatan di Istana

Presiden Prabowo Subianto menyaksikan pembacaan sumpah jabatan 7 anggota Komisi Yudisial (KY) periode 2025-2030 di Istana Negara, Jakarta, Jumat (19/12/2025). Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka dan sejumlah menteri turut menyaksikan pembacaan sumpah jabatan.

Adapun pengangkatan 7 anggota KY periode 2025-2030 ini berdasarkan Keputusan Presiden (Keppres) Republik Indonesia Nomor 132/P Tahun 2024 tentang Pengangkatan Wakil Ketua Anggota Komisi Yudisial.

Setelah itu, 7 anggota KY membacakan sumpah disumpah di depan Presiden Prabowo. Mereka sebelumnya telah menjalani uji kepatutan dan kelayakan (fit and proper test) di DPR RI.

Berikut tujuh anggota Komisi Yudisial periode masa jabatan tahun 2025-2030.

1. F William Saija dari unsur mantan hakim

2. Setiawan Hartono dari unsur mantan hakim

3. Anita Kadir dari unsur praktisi hukum

4. Desmihardi dari unsur praktisi hukum

5. Andi Muhammad Asrun dari unsur akademisi hukum

6. Abdul Chair Ramdhan dari unsur akademisi hukum

7. Abhan dari unsur tokoh masyarakat

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6