Jelang Perayaan Natal dan Tahun Baru, Penumpang di Terminal Jatijajar Depok Mulai Meningkat

Rafik menjelaskan, pada hari biasa jumlah penumpang yang diberangkatkan dari terminal Jatijajar mencapai 250 sampai 300 penumpang. Namun menjelang libur Nataru, peningkatan jumlah penumpang mencapai 800.

Diterbitkan 23 Desember 2025, 14:56 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Terminal Jatijajar Depok mulai mengalami kepadatan penumpang dibandingkan hari biasa. Hal itu tidak terlepas dari banyaknya masyarakat bepergian untuk memanfaatkan momen libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru).

Kepala Terminal Jatijajar, Rafik Hidayat membenarkan adanya peningkatan jumlah penumpang dibandingkan hari biasanya. Hal itu terpantau dari data jumlah penumpang yang diberangkatkan ke sejumlah kota melalui Terminal Jatijajar Depok.

“Untuk saat ini peningkatan ya ada, tapi belum terlalu Signifikan,” ujar Rafik saat ditemui Liputan6.com, Selasa (23/12/2025).

Rafik menjelaskan, pada hari biasa jumlah penumpang yang diberangkatkan dari terminal Jatijajar mencapai 250 sampai 300 penumpang. Namun menjelang libur Nataru, peningkatan jumlah penumpang mencapai lebih dari 100 persen dari jumlah penumpang harian.

“Mulai Jumat kemarin itu sudah terlihat peningkatan, mulai dari 600 penumpang dan Senin kemarin mencapai 800 penumpang,” jelas Rafik.

Rafik belum dapat memprediksi puncak arus keberangkatan penumpang dari Terminal Jatijajar. Hal itu dikarenakan terdapat beberapa sekolah belum menerapkan libur, sehingga berdampak terhadap keberangkatan penumpang.

“Agak sedikit mundur karena masa libur sekolah kan baru terakhir besok, kemungkinan sore hari kalau bisa ada lonjakan penumpang besok,” ucap Rafik.

Berdasarkan data Terminal Jatijajar, lanjut Rafik, peningkatan jumlah penumpang pada libur Nataru tahun lalu terjadi pada 22 Desember. Adapun jumlah penumpang pada tahun lalu mencapai 1.300 penumpang yang diberangkatkan.

“Tapi saat ini sudah mencapai tanggal 23 Desember 2025, kita belum ada peningkatan penumpang, maksudnya puncak tertinggi penumpang,” terang Rafik.

 

Tujuan Penumpang

Rafik menjelaskan, peningkatan jumlah penumpang pada tahun ini di Terminal Jatijajar, di dominasi penumpang dengan tujuan Jogjakarta dan sejumlah daerah di Jawa Tengah. Namun terdapat beberapa daerah lain seperti wilayah Jawa Timur, turut mengalami peningkatan jumlah penumpang.

“Untuk armada bus yang tersedia masih mencukupi, kalau memang mereka (perusahaan bus) kekurangan armada, mereka sudah siapkan,” tutur Rafik.

Saat disinggung terkait adanya kenaikan tiket bus, Rafik tidak memungkiri hal itu. Namun kenaikan harga tiket bus tidak terlalu tinggi seperti saat arus mudik Idul Fitri.

“Untuk kenaikan harga tidak terlalu besar, saya tanya beberapa PO (perusahaan otomotif), untuk kenaikan paling sekitar 5 persen dari harga normal,” kata Rafik.

Peningkatan jumlah penumpang turut mempengaruhi jumlah armada bus yang diberangkatkan. Pada hari biasa, armada bus yang diberangkatkan dari Terminal Jatijajar mencapai 130 bus dari berbagai perusahaan.

“Saat ini karena adanya jumlah peningkatan penumpang, bus yang diberangkatkan mencapai sekitar 240 bus,” ujar Rafik.

 

Imbauan untuk Penumpang

Terminal Jatijajar telah bekerjasama dengan Satlantas Polres Metro Depok, Dinas Perhubungan dengan Dinas Kesehatan Kota Depok. Adapun kolaborasi bersama dalam melakukan ramp check dan tes kesehatan pengemudi bus.

Alhamdulillah, semua bus yang masuk sini semuanya masih layak jalan, tidak ditemukan pengemudi yang gagal dalam tes kesehatan,” ungkap Rafik.

Rafik mengimbau kepada penumpang bus untuk selalu waspada dan menjaga kesehatan selama perjalanan. Pastikan kesehatan dalam kondisi baik sebelum berangkat bepergian menikmati libur Nataru.

“Untuk warga yang akan berlibur, tetap jaga kesehatan dan tetap antisipasi untuk keamanan, pastikan tiket yang dibeli dari agen resmi dan terminal bus resmi,” pungkas Rafik.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6