Penyebab Kematian 10 Korban Kebakaran Gedung Terra Drone Teridentifikasi: Keracunan Gas Karbon Monoksida

Hasil pemeriksaan forensik Polri mengungkap bahwa seluruh korban kebakaran Gedung Terra Drone meninggal akibat keracunan gas karbon monoksida yang terhirup saat insiden terjadi.

Diterbitkan 10 Desember 2025, 15:25 WIB
Share
Copy Link
Batalkan
Jadi intinya...
  • Penyebab kematian korban kebakaran Terra Drone adalah keracunan gas CO dan asap.
  • Bukti keracunan CO ditemukan dari lebam mayat dan hasil tes darah korban.
  • Total 76 korban, 22 meninggal (15 perempuan, 7 laki-laki), identifikasi sulit karena luka bakar.

Liputan6.com, Jakarta - Sebanyak 10 korban kebakaran Gedung Terra Drone telah teridentifikasi, di mana penyebab kematian juga telah terungkap.

"Berdasarkan dari pemeriksaan staf dan para personil spesialis forensik kami, itu mengarah kepada terhirupnya asap dan kemudian gas CO, karbon monoksida. Itu dari hasil pemeriksaan, ada juga pemeriksaan lab sederhana yang menunjukkan mengarah ke situ," kata Karodokpol Pusdokkes Polri, Brigjen Pol Nyoman Eddy Purnama Wirawan, di RS Polri, Jakarta, Rabu (10/12/2025).

"Itu dibuktikan dari tanda lebam mayat namanya. Kemudian sebagaimana yang saya sampaikan tadi juga ada pemeriksaan laboratorium sederhana melalui darahnya tadi juga terbukti bahwa itu tinggi kandungan karbon monoksida," sambung dia.

Nyoman mengungkapkan, gas karbon monoksida muncul dari proses pembakaran yang terjadi dalam Gedung Terra Drone, yang diyakini oleh tim DVI sebagai kejadian pada umumnya.

"Tetapi bukti-bukti data-data menyimpulkan bahwa dalam kondisi luka atau terbakar seperti ini, maka lebih banyak gas karbon monoksida yang akan berperan," jelas dia.

Selain keracunan gas, para korban juga mengalami luka bakar derajat dua. Lepuhan pada tubuh dan jari membuat proses identifikasi agak susah diekspor.

"Karena juga beberapa bagian dari korban itu juga melepuh," kata Nyoman.

Daftar 22 Korban Tewas Kebakaran Gedung Terra Drone di Jakpus

Kapusdatin BPBD DKI Jakarta, Mohamad Yohan, menyampaikan bahwa total terdapat 76 korban dalam insiden ini. Dari jumlah tersebut, 54 orang berhasil dievakuasi dalam kondisi selamat, sementara 22 lainnya meninggal dunia yang terdiri dari 15 perempuan dan 7 laki-laki.

Berikut daftar nama korban meninggal dalam kebakaran gedung kantor tersebut berdasarkan data BPBD DKI Jakarta:

Laki-laki (7 orang)

1. Aril

2. Apri

3. Yoga

4. Cendy

5. Reyhan

6. Mirza

7. Saiful

Perempuan (15 orang)

1. Ninda

2. Pariyem

3. Novia

4. Nisa

5. Jazel

6. Risda

7. Asyifa

8. Della

9. Siti

10. Amelia

11. Vina 

12. Candra

13. Tasya

14. Cynthia

15. Rosdiana 

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6