Diperiksa 3 Kali, Polisi Selidiki Motif dan Cara Pelaku Ledakan SMAN 72 Merakit Bom

Budi mengatakan, kondisi ABH saat ini sudah dalam kondisi sehat dan telah dilakukan permintaan keterangan sebanyak tiga kali di Rumah Aman.

Diterbitkan 08 Desember 2025, 23:07 WIB
Share
Copy Link
Batalkan
Jadi intinya...
  • Polisi menyelidiki motif dan cara ABH merakit bom di SMAN 72.
  • ABH telah diperiksa tiga kali di Rumah Aman, kondisi sehat, identitas dijaga.
  • Ledakan SMAN 72 melukai 96 orang, ditemukan beberapa bom rakitan.

Liputan6.com, Jakarta - Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Budi Hermanto, mengatakan bahwa polisi telah beberapa kali memeriksa anak berkonflik dengan hukum (ABH) terkait kasus ledakan di SMAN 72 Jakarta.

Saat ini, Penyidik masih menyelidiki motif serta bagaimana cara ABH merakit bahan peledak.

"Didalami tentang motif ABH melakukan ledakan di SMAN 72, termasuk bagaimana ABH belajar dari mana untuk merakit bahan peledak tersebut, dimana ABH membeli beberapa bahan baku tersebut," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Budi Hermanto saat ditemui di Jakarta, Senin.

Budi menambahkan kondisi ABH saat ini sudah dalam kondisi sehat dan telah dilakukan permintaan keterangan sebanyak tiga kali di Rumah Aman.

"Artinya dalam pertanyaan di BAP itu, sehat jasmani rohani itu juga dinyatakan dari dokter yang menangani medis ataupun dokter yang menangani secara psikis," katanya, dilansir dari Antara.

Budi menyampaikan akan menyampaikan terkait tentang hasil pemeriksaan ABH kepada awak media tetapi perlu diketahui, pihaknya juga menjaga identitas anak tersebut karena masih berstatus anak.

"Sehingga beberapa data yang tidak boleh kami sampaikan secara vulgar ke teman-teman media atau dikonsumsi oleh masyarakat umum," kata Budi.

 

Kondisi Membaik

Sebelumnya, Polda Metro Jaya menyebutkan anak berhadapan dengan hukum (ABH) atau terduga pelaku ledakan SMAN 72 Jakarta sudah dapat dimintai keterangannya terkait peristiwa tersebut.

"Alhamdulillah kondisinya (ABH) sudah membaik dan sudah dapat untuk dimintai keterangan," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Budi Hermanto di Jakarta, Selasa (2/12).

Budi menyebutkan pengambilan keterangan tersebut juga didampingi oleh pihak keluarga, kuasa hukum, Bapas dan Asosiasi Psikologi Forensik Indonesia (Apsifor).

Namun, Budi belum bisa membeberkan hasil pengambilan keterangan ABH tersebut karena masih berproses.

 

Ledakan SMAN 72 Jakarta

Ledakan di SMAN 72 Jakarta terjadi pada Jumat (7/11), tepatnya di lingkungan sekitar masjid di sekolah tersebut.

Polisi menemukan beberapa bom rakitan yakni dua meledak, dua bom setengah jadi, dua bom aktif dan satu lagi bom kaleng. Akibat peristiwa itu 96 orang terluka. 

Terduga pelaku adalah seorang siswa sekolah tersebut.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6