Puncak Arus Mudik Natal dan Tahun Baru 2026 Diprediksi Terjadi Dua Kali, Catat Jadwalnya

Kepala Korps Lalu Lintas (Kakorlantas) Polri Irjen Agus Suryonugroho memprediksi puncak arus mudik Natal dan Tahun Baru 2026 bakal terjadi sebanyak dua kali.

Diterbitkan 27 November 2025, 13:06 WIB
Share
Copy Link
Batalkan
Jadi intinya...
  • Kakorlantas Polri memprediksi dua puncak arus mudik Nataru 2026.
  • Puncak mudik pertama 20 Desember, puncak kedua 24 Desember.
  • Arus balik juga diprediksi dua kali, yaitu 28 Desember dan 4 Januari.

Liputan6.com, Jakarta - Kepala Korps Lalu Lintas (Kakorlantas) Polri Irjen Agus Suryonugroho memprediksi puncak arus mudik Natal dan Tahun Baru 2026 bakal terjadi sebanyak dua kali.

Hal ini disampaikan saat rapat kerja bersama dengan Komisi III Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI, di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Kamis (27/11).

"Jadi diperkirakan pada saat operasi lilin nanti tanggal 20 sampai tanggal 2. Jadi nanti tanggal 19 kami gelar pasukan. Prediksi puncak itu ada dua kali," kata Agus dalam rapat.

"Prediksi puncak mudik pertama, itu tanggal 20 (Desember), dan prediksi puncak mudik kedua operasi lilin itu adalah tanggal 24 (Desember)," sambungnya.

Kendati demikian, pihaknya nantinya akan melakukan rapat bersama dengan kementerian/lembaga terkait dengan mudik Nataru.

"Karena nanti rangkaian untuk pergeseran yang menuju ke Transjawa dan ke Merak Lampung, itu mungkin akan mendahului. Oleh karena itu, dalam prediksi total lalin, kami jelaskan di belakang," tambahnya.

Prediksi Arus Balik

Dalam kesempatan itu, jenderal bintang dua ini menyebut, untuk arus balik pun nantinya juga sama dengan arus mudik yakni terjadi dua kali.

"Jadi termasuk juga arus baliknya juga demikian. Jadi arus balik itu mungkin bisa 2 kali, pertama adalah prediksi kami dengan stakeholder yang sudah kami rapat itu tanggal 28. termasuk juga dipenyeberangan, termasuk juga di tol, arteri," sebutnya.

"Arus balik yang kedua adalah tanggal 4. Itupun juga nanti bagaimana tanggal 29, 30, 31 Hari Senin, Selasa Rabu apabila ada kebijakan pemerintah WFA itu nanti akan berubah," sambungnya.

Untuk mengatur arus mudik natal dan tahun baru 2026, pihaknya akan melakukan rapat terlebih dahulu secara internal. "Kami masih rapat dengan Astamaop, Mabes Polri, Kementerian, sehingga rumusan yang telat untuk kebijakan dalam rangka operasi lilin, kami akan sampaikan lebih lanjut," pungkasnya.

Reporter: Nur Habibie

Sumber: Merdeka.com

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6