Gibran Temui Prabowo, Seskab Teddy: Lapor Hasil Kerja Sama di KTT G20 Afrika Selatan

Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka melaporkan langsung kepada Presiden Prabowo Subianto hasil kehadirannya di KTT G20 Johannesburg.

Diterbitkan 25 November 2025, 19:50 WIB
Share
Copy Link
Batalkan
Jadi intinya...
  • Wapres Gibran melaporkan hasil KTT G20 Afrika Selatan kepada Presiden Prabowo.
  • Gibran mewakili Prabowo di KTT G20, membahas isu strategis seperti AI.
  • Indonesia mendorong kemitraan global yang adil dan inklusif di era revolusi AI.

Liputan6.com, Jakarta Wakil Presiden (Wapres) Gibran Rakabuming Raka menemui Presiden Prabowo Subianto di Istana Kepresidenan Jakarta, Selasa (25/11/2025).

Gibran melaporkan hasil kerja sama selama dirinya menghadiri Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G20 di Johannesburg, Afrika Selatan pada 22-23 November 2025.

Adapun kehadiran Gibran di KTT G20 mewakili Presiden Prabowo yang tak dapat hadir di forum tersebut. Gibran sendiri tiba di Jakarta pada Senin, 24 November 2025.

"Setibanya di Jakarta, Wapres Gibran melaporkan hasil KTT G20 kepada Presiden Prabowo untuk menindaklanjuti berbagai kesepakatan dan kerja sama internasional yang telah dibahas," kata Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya melalui akun Instagram resmi Sekretariat Kabinet, Selasa (25/11/2025).

Dalam KTT G20 di Afrika Selatan, Gibran mengikuti sesi pleno dan pertemuan penting yang membahas isu strategis. Mulai dari, ketahanan pangan, ekonomi digital, dan kecerdasan artifisial (AI).

"Ia juga menegaskan komitmen Indonesia dalam mendorong pemerataan akses teknologi serta kemitraan global yang berkeadilan," ujar Teddy.

Selain itu, Gibran menyampaikan salam hangat dari para pemimpin dunia kepada Prabowo sebagai bentuk penghormatan dan hubungan diplomatik yang erat.

Berdasarkan foto yang diunggah Sekretariat Kabinet, Prabowo dan Gibran duduk saling berhadapan di satu sofa yang sama. Keduanya tampak berbincang serius. Tampak pula Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi dan Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya ikut dalam pertemuan tersebut.

Gibran Dorong Kemitraan Setara untuk Hadapi Revolusi Industri Berbasis AI

Sebelumnya, Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka mengajak negara-negara G20 untuk membangun kerja sama yang lebih adil dalam menghadapi revolusi industri baru berbasis kecerdasan buatan (AI).

Dalam pidatonya di pleno ketiga Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G20 di Johannesburg, Afrika Selatan, ia menyatakan bahwa Indonesia memilih jalan untuk memanfaatkan kekayaan alam tetap kembali kepada rakyat melalui hilirisasi dan penguatan industri dalam negeri.

"Kami membangun industri di dalam negeri, berinvestasi dalam hilirisasi, dan memastikan rakyat kami mendapatkan manfaat dari kekayaan alam mereka sendiri," katanya seperti dilansir Antara, Minggu (23/11).

Wapres Gibran menekankan bahwa pendekatan tersebut bukan berarti Indonesia menutup diri. Sebaliknya, Indonesia membuka pintu bagi kemitraan yang setara, mulai dari investasi, alih teknologi, hingga praktik pengelolaan mineral kritis yang bertanggung jawab.

"Hal itu membutuhkan kepemimpinan dan kerja sama untuk memastikan bahwa revolusi industri baru ini memberi manfaat bagi semua negara, bukan hanya segelintir," ujarnya.

Ia menilai masa depan yang adil tidak akan terwujud tanpa kepemimpinan dan kolaborasi global.

Jembatan Antara Inovasi dan Inklusi

Menurut dia, Indonesia siap berperan sebagai jembatan antara inovasi dan inklusi, antara kemajuan dan keadilan.

Wapres Gibran menegaskan kesiapan Indonesia untuk bekerja sama dengan seluruh anggota G20 demi memastikan revolusi industri AI memberikan manfaat bagi semua negara, bukan hanya segelintir pihak.

“Indonesia percaya masa depan harus dibangun di atas keadilan, keadilan dalam tata kelola teknologi baru, pemanfaatan sumber daya alam, dan keadilan bagi para pekerja,” ujarnya.

Ia berharap G20 dapat memperkuat komitmen bersama menuju sistem global yang lebih inklusif dan berkeadilan.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6