Sandiaga Uno Dorong Mahasiswa di Cirebon Jabar Berdaya dan Buka Lapangan Kerja

Founder YIS Sandiaga Uno membuka lapangan kerja untuk 100 peserta yang terdiri dari pelaku UMKM dan mahasiswa, nantinya akan menjalani pendampingan intensif selama 30 hari.

Diterbitkan 25 November 2025, 15:15 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Workshop digital marketing digelar Yayasan Indonesia Setara (YIS) bekerja sama dengan Dinas Koperasi, Usaha Kecil, Menengah, dan Perindustrian Perdagangan (DKUKMPP) Kota Cirebon serta Refo di Mall UMKM DKUKMPP, Kota Cirebon, Jawa Barat (Jabar).

Tujuannya adalah untuk membuka lapangan kerja. Program bertajuk 'Dari Produk Lokal ke Pasar Nasional Go Global' ini dimulai secara online pada 17 November 2025, kemudian dilanjutkan dengan pelatihan offline pada 19–20 November 2025.

Selanjutnya, 100 peserta yang terdiri dari pelaku UMKM dan mahasiswa itu akan menjalani pendampingan intensif selama 30 hari.

"Kegiatan ini bertujuan membekali peserta keterampilan digital marketing serta membangun kolaborasi strategis antara UMKM dan generasi muda," ujar Founder YIS Sandiaga Salahuddin Uno melalui keterangan tertulis, Selasa (25/11/2025).

"Melalui program ini, peserta mendapatkan pembelajaran dan praktik langsung mengenai strategi branding dan promosi produk agar dapat bersaing di pasar nasional maupun global," sambung dia,

Sandiaga Uno mengatakan, yayasan yang dipimpinnya dibangun atas dasar nilai kesetaraan, dengan fokus pada tiga kelompok utama, yaitu pemuda, perempuan, dan difabel.

Menurut Sandiaga, program ini sekaligus membuka ruang kolaborasi antara UMKM dengan mahasiswa di Cirebon untuk memperkuat pemasaran digital produk lokal.

"Kami ingin membantu UMKM go digital dan mendorong keterlibatan anak muda dalam pengembangan strategi pemasaran agar produk lokal bisa menjangkau pasar nasional maupun internasional," tandas dia.

 

Pentingnya Kolaborasi

Sementara itu, Kepala Dinas Koperasi, Usaha Kecil Menengah, Perdagangan, dan Perindustrian (DKUKMPP) Kota Cirebon Iing Daliman menekankan pentingnya kolaborasi antara UMKM dan mahasiswa untuk menciptakan peluang bersama.

"UMKM merupakan pejuang perekonomian yang perlu memiliki mental kuat dan daya saing tinggi," ucap dia.

"Melalui kegiatan ini, kami ingin memberikan motivasi kepada para pelaku UMKM agar terus berkembang, berinovasi, dan mampu memanfaatkan teknologi digital untuk memperluas pasar," sambung Iing.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6