Kebakaran Akibat Korsleting Listrik Hanguskan 50 Rumah di Palmerah, Anak dan Lansia Luka-Luka

Sebanyak 50 rumah terdampak kebakaran di Jalan Pelita VIII RT 09/RW 04, Jati Pulo, Palmerah, Jakarta Barat, pada Minggu (16/11/2025) sore.

Diterbitkan 16 November 2025, 20:54 WIB
Share
Copy Link
Batalkan
Jadi intinya...
  • Kebakaran di Jati Pulo, Palmerah, Jakarta Barat, Minggu sore, menghanguskan 50 rumah.
  • 14 orang luka ringan dan 350 jiwa mengungsi akibat kebakaran ini.
  • Korsleting listrik diduga penyebabnya, kerugian ditaksir mencapai Rp1,3 miliar.

Liputan6.com, Jakarta - Sebanyak 50 rumah terdampak kebakaran di Jalan Pelita VIII RT 09/RW 04, Jati Pulo, Palmerah, Jakarta Barat, pada Minggu (16/11/2025) sore. 14 orang luka-luka akibat kebakaran tersebut. Mayoritas luka bakar ringan dan lecet terdiri dari anak-anak hingga lansia.

"Korban luka 14 jiwa. Seluruh Korban Ditangani Petugas PK3D & PMI Jakarta dilokasi," kata Kepala Pusat Data dan Informasi (Kapusdatin) BPBD DKI Jakarta, Mohamad Yohan dalam keterangannya di Jakarta. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta mencatat pengungsi akibat kebakaran ini mencapai 350 jiwa, yang diungsikan di Lapangan Taman Jati di wilayah RT 011/RW 04 Kelurahan Jati Pulo, Palmerah, Jakarta Barat.

"Objek terdampak ada 50 rumah tinggal yang berada di empat Rukun Tetangga (RT), yakni RT 007, RT 008, RT 009, dan RT 010 dengan jumlah 100 kepala keluarga (KK),"

Yoman menyebut kebakaran diduga akibat korsleting listrik. kebakaran tersebut selesai ditangani oleh Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) DKI, BPBD, PMI, AGD Dinkes, Dishub, Satpol PP, PLN, Personel PSKB/Tagana Dinsos, personel kepolisian dan TNI pada pukul 18.42 WIB.

"Dugaan penyebab kebakaran adanya korsleting listrik, sedangkan estimasi kerugian mencapai Rp1,3 miliar," kata Yohan.

Kronologi Kebakaran

Kebakaran melanda sebuah pemukiman warga di Gang Pelita 10, Jalan Tomang Banjir Kanal, Jati Pulo, Palmerah, Jakarta Barat, pada Minggu sore.

"Obyek yang terbakar rumah tinggal, api pertama kali muncul pada pukul 16.30 WIB," kata Kepala Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan Provinsi DKI Jakarta, Bayu Meghantara dalam keterangannya.

Bayu menjelaskan sebanyak 20 unit pemadam dengan 100 personel dikerahkan untuk memadamkan api yang menghanguskan bangunan rumah tersebut.

Operasi pemadaman dimulai pukul 16.36 WIB dan situasi berhasil dikendalikan "Proses pemadaman status kuning atau api sudah dapat dilokalisasi. Proses pendinginan masih berlangsung," katanya.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6