Misteri Kematian Siswa SMP di Sekolah Elite Tangsel

Terkait kejadian ini, polisi pun langsung turun tangan menyelidiki penyebab kematian korban. Apa kata penyidik?

Diterbitkan 06 November 2025, 09:33 WIB
Share
Copy Link
Batalkan
Jadi intinya...
  • Siswa SMP kelas VIII ditemukan terluka di sekolah, lalu meninggal dunia.
  • Polisi menyelidiki kasus ini, melakukan olah TKP, dan memeriksa saksi serta CCTV.
  • Penyelidikan masih berlangsung untuk mengungkap penyebab kematian siswa tersebut.

Liputan6.com, Jakarta - Seorang siswa SMP kelas VIII ditemukan terluka di halaman belakang gedung sekolah daerah Tangerang Selatan. Korban diduga terjatuh dari lantai atas. Anak itu sempat dilarikan ke rumah sakit. Namun, nyawanya tak tertolong.

Terkait kejadian ini, polisi pun langsung turun tangan menyelidiki penyebab kematian korban.

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Budi Hermanto mengatakan, olah TKP telah dilakukan dan beberapa saksi pun dimintai keterangan.

"Polres Tangsel dan Polsek sudah datang ke TKP dan olah TKP. Kami masih dalami penyebabnya. Guru dan penjaga sekolah (dimintai keterangan)," kata Budi dalam keterangannya, Kamis (6/11/2025).

Lebih lanjut, Budi mengatakan, pihak kepolisian juga telah mengantongi beberapa rekaman CCTV yang dinilai dapat membuat terang perkara ini.

"Kita juga menimbang kedukaan pihak almarhum. Untuk CCTV ada di penyidik Polres Tangsel," tandas dia.

Kabar tersebut berawal dari viralnya unggahan salah satu akun di media sosial X yang mengatakan, bila para orang tua siswa di Gading Serpong, BSD sampai ke PIK tengah ramai membahas soal kematian sang siswa.

"Sekolah berbasis bahasa mandarin sebagai bahasa pengantar. Dengan murid ribuan kayaknya dari jenjang PG sampai dengan SMA. Yang tiap pagi dan sore bikin macet jalanan daerah itu. Menurutku banyak yang perlu diselidiki lebih dalam mengenai kasus ini. Satu, CCTV mati semua? Sekolah seluas dan semegah ini CCTV mati semua? Dan enggak ada saksi yang melihat pas kejadian?" unggah akun madam_indonesi yang sudah dilihat lebih dari 30 ribu itu.

 

Keterangan Polisi

Menanggapi hal tersebut, Kasat Reskrim Polres Tangerang Selatan AKP Wira Graha Setiawan membenarkan adanya kejadian tersebut.

"Kami menyampaikan terkait adanya peristiwa, benar, pada Senin tanggal 3 November 2025, kami mendapat informasi bahwa ada kejadian satu orang siswa di sekolah P, di Kecamatan Kelapa Dua, terjatuh," ujarnya.

Kemudian, setelah mendapatkan informasi tersebut, polisi segera melakukan cek lokasi kejadian. Lalu mengamankan CCTV dan memeriksa sejumlah saksi.

"Saat ini kami masih dalam proses penyelidikan terkait peristiwa tersebut," ujarnya.

Kasat Reskrim juga mengungkapkan, saat ditemukan, siswa berusia 13 tahun itu masih dalam keadaan bernyawa. Kemudian oleh pihak sekolah sempat dibawa ke rumah sakit untuk memberikan pertolongan.

"Setelah di rumah sakit, korban dinyatakan meninggal dunia. Kami dari Polres Tangsel mengucapkan turut berduka cita yang mendalam kepada keluarga,"katanya.

Polisi juga mengimbau kepada seluruh siswa, untuk tetap menjalan kegiatan KBM seperti biasa. "Karena kami memastikan semua masih aman dan kondusif," tandas dia.

 

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6