Liputan6.com, Jakarta Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) tenga membidik Wahyudin Moridu, anggota DPRD Gorontalo yang viral usai mengatakan akan merampok uang negara. Buntut video itu, dia juga telah dipecat oleh partainya PDIP sebagai anggota dewan.
Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, mengatakan pihaknya akan mengonfirmasi laporan harta kekayaan saat Wahyudin berstatus sebagai anggota dewan. Sebab dari temuan publik, harta Wahyudin tercatat minus.
"Kami akan cek kesesuaian pelaporannya. Hal ini untuk memastikan agar pelaporan LHKPN tidak hanya untuk formalitas memenuhi kewajibannya saja, namun juga harus jujur dalam pengisiannya," ujar Budi kepada awak media, seperti dikutip Senin (22/9/2025).
Advertisement
Laporan Harta Kekayaan Minus Rp 2 Juta
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5355990/original/065845900_1758411453-Screenshot_2025-09-21_063303.jpg)
Budi mendorong, penyelenggara negara seharusnya juga menjadi teladan bagi masyarakat. Termasuk dalam komitmen pencegahan korupsi.
Diketahui, laporan harta Wahyudin hanya terdiri dari, pertama rumah warisan di Kabupaten Boalemo, luas tanah ± 2.000 m² / bangunan 72 m² senilai Rp 180 juta.
Kedua, kas & setara kas (uang tunai / tabungan) senilai Rp18 juta. Tidak ada aset kendaraan dan lainnya, sehingga total harta Rp 198 juta.
Namun anehnya, Wahyudin mengaku memiliki utang Rp 200 juta. Sehingga harta kekayaan bersihnya justru minus Rp 2 juta.
Sebagai informasi, laporan itu diserahkan ke KPK pada 26 Maret 2025 untuk periode 31 Desember 2024.
Advertisement
Selingkuhan Sebar Video Wahyudin Mau Rampok Uang Negara
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5355453/original/009475200_1758332709-Wahyu-Moridu-DPRD-Gorontalo.jpeg)
Video anggota DPRD Gorontalo dari PDIP Wahyudin Moridu ingin merampok uang negara ternyata disebar oleh selingkuhan, lantaran kecewa tidak kunjung dinikahi. Fakta ini terungkap saat Badan Kehormatan (BK) DPRD Gorontalo memanggil Wahyudin.
Berangkat dari kekecewaannya terhadap WM, wanita itu kemudian menyebarkan rekaman video tersebut ke publik melalui berbagai sosial media.
"Kami selaku Badan Kehormatan akan serius menangani persoalan ini secepatnya sampai selesai. Tentunya itu dilakukan sesuai dengan kode etik dan peraturan yang berlaku," kata Ketua BK DPRD Provinsi Gorontalo Fikram Salilama di Kota Gorontalo, Sabtu (20/09/2025). Dikutip dari Antara.
BK DPRD Provinsi Gorontalo segera memanggil teman wanita Wahyudin itu. Fikram mengatakan, Wahyudin berdalih tidak mengetahui bahwa saat itu perilakunya sedang direkam oleh selingkuhannya.
"Sehingga tidak menutup kemungkinan wanita tersebut juga kami akan panggil untuk dimintai keterangan, terkait apa maksud dan tujuannya merekam dan menyebarkan video tersebut," ucap Fikram.
Dipecat PDIP
Dewan Pimpinan Pusat Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (DPP PDIP) secara resmi mengeluarkan sanksi berat berupa pemecatan terhadap Wahyudin Moridu buntut dari video viral yang menimbulkan kontroversi di masyarakat.
Sekretaris Dewan Pimpinan Daerah (DPD) PDIP Gorontalo La Ode Haimudin mengatakan, Wahyudin Moridu merupakan anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah atau DPRD Provinsi Gorontalo dari Fraksi PDIP.
"Pemecatan hanya dapat dilakukan berdasarkan keputusan DPP, dimana terhadap yang bersangkutan DPP PDIP telah secara resmi memecat Wahyudun Moridu dari kader partai," ujar La Ode di Gorontalo, melansir Antara, Senin (22/9/2025).
Menurut dia, langkah tegas DPP terhadap Wahyudin Moridu itu juga menjadi teguran untuk mengingatkan seluruh kader partai, khususnya di Provinsi Gorontalo agar selalu menjaga nama baik dan kehormatan partai.
"Secara tegas DPPÂ PDIPÂ mengingatkan seluruh kader untuk tidak melakukan tindakan-tindakan yang dapat mencederai kepercayaan rakyat terhadap partai," ucap La Ode.
Selain itu, kata dia, para kader partai pun tidak dibenarkan melakukan kegiatan-kegiatan atau perilaku yang merugikan nama baik dan kepentingan partai, terutama hal yang dapat merugikan rakyat.
Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6
Advertisement
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/2559129/original/026504800_1546249540-vietnam.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8805424/original/032384700_1782904857-Cek_fakta_-_Anies_baswedan.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5490270/original/075910100_1770004204-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-02-02T104539.335.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8627383/original/048072800_1782622786-153948.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5355748/original/081076200_1758353099-newsCover_2025_9_20_1758351537266-ss7pw.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1298223/original/097011300_1469504769-KPK.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1371135/original/057047100_1476192999-Gorontalo.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8256534/original/027399300_1781161052-Vertical_500x656_-_Pentas_Bola_Dunia_2026__3_.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8860259/original/052842500_1782927734-063_2284210517.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8566533/original/022742400_1782517134-senegal.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8857137/original/028052200_1782926603-000_B8XV4GC.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8853200/original/078672700_1782925162-063_2284202015.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8261515/original/075937400_1781733992-IMG-20260618-WA0000.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8578726/original/087210500_1782537285-063_2283517405.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4937793/original/094395600_1725589798-AP24249749330750.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8261539/original/051141200_1781743137-IMG-20260618-WA0008.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8264054/original/059677500_1782070488-Spain_s_Mikel_Oyarzabal_celebrates_with_teammate_Lamine_Yamal.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8389971/original/012637700_1782270142-AP26174800285397.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5556659/original/033473100_1776274063-000_A6D679V.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8782365/original/061503000_1782884376-AP26181805083891.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8793270/original/072328500_1782899753-kpk3.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8793285/original/012088700_1782899757-kpk7.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8793276/original/061310300_1782899754-kpk5.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8793278/original/021169100_1782899755-kpk8.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8793274/original/015802300_1782899754-kpk4.jpg)