Rangkap Jabatan Angga Raka Dinilai Bisa Perkuat Komunikasi Publik Pemerintah

Menurutnya, penunjukan Angga Raka bisa menjadi langkah konsolidasi strategi komunikasi pemerintah agar lebih terarah dan efektif.

Diperbarui 18 September 2025, 21:08 WIB
Share
Copy Link
Batalkan
Jadi intinya...
  • Rangkap jabatan Angga Raka tidak masalah karena masih dalam rumpun komunikasi.
  • Ini menunjukkan keseriusan pemerintah memperkuat komunikasi publik dan efisiensi.
  • Badan Komunikasi Pemerintah bukan lembaga baru, Angga tetap Wamenkomdigi.

Liputan6.com, Jakarta - Polemik terkait rangkap jabatan yang diemban Angga Raka Prabowo dinilai tidak perlu diperbesar. Dosen komunikasi Universitas Dian Nusantara, Algooth Putranto menegaskan bahwa selama posisi yang dijalankan masih berada dalam rumpun pekerjaan yang sama, hal itu justru menunjukkan keseriusan pemerintah memperkuat komunikasi publik.

"Selama masih dalam rumpun pekerjaan yang sama, yaitu komunikasi, rangkap jabatan ini seharusnya tidak menjadi masalah. Justru ini bisa dilihat sebagai bukti bahwa Presiden benar-benar serius untuk meningkatkan komunikasi pemerintah saat ini,” ujar Algooth saat dihubungi, Kamis (18/9/2025).

Menurutnya, penunjukan Angga Raka bisa menjadi langkah konsolidasi strategi komunikasi pemerintah agar lebih terarah dan efektif. Sinergi antarposisi, kata Algooth, berpotensi menghasilkan pesan yang konsisten dan mudah dipahami publik.

"Dalam konteks komunikasi pemerintahan modern, efisiensi dan koordinasi adalah kunci utama. Dengan menggabungkan beberapa fungsi komunikasi di bawah satu kepemimpinan yang kompeten, pemerintah sebenarnya sedang menerapkan best practice management komunikasi yang telah terbukti efektif di berbagai negara maju,” jelasnya.

Menanggapi hal itu, Kepala Badan Komunikasi Presiden Angga Raka Prabowo menegaskan komitmennya menjalankan amanah yang diberikan.

"Saya akan menjalankan amanah ini dengan sungguh-sungguh,” kata Angga.

 

Bukan Lembaga Baru

Dia menjelaskan bahwa Badan Komunikasi Pemerintah merupakan lembaga non-struktutal, bukan setingkat kementerian. Sehingga, Angga Raka tetap menjabat sebagai Wamenkomdigi.

"Kan dikatakan setingkat kementerian itu bukan lembaganya, karena ini kan lembaga non-struktural. Makanya saya tetap posisinya sebagai Wamen Komdigi, merangkap sebagai badan komunikasi pemerintah," ujarnya.

Angga Raka menyampaikan Badan Komunikasi Pemerintah bukanlah badan baru, melainkan transformasi dari Kantor Komunikasi Kepresidenan (PCO). Dia diminta Prabowo untuk memperkuat koordinasi dan komunikasi antar kementerian/lembaga serta mengkoordinasikan program unggulan Presiden Prabowo.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6