Liputan6.com, Jakarta - Partai Nasional Demokrat (NasDem) akan melakukan pemanggilan terhadap Ahmad Sahroni dan juga Nafa Urbach. Pemanggilan ini terkait buntut perkataannya yang sempat viral dan ramai di media sosial.
"Ya kita tentu akan melakukan pemanggilan semuanya," kata Wakil Ketua Umum Partai NasDem, Saan Mustopa kepada wartawan di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Rabu (3/9).
Pemanggilan itu dilakukan untuk memintai klarifikasi terhadap keduanya tersebut. Terlebih, keduanya saat ini sudah dinonaktifkan dari kursi parlemen.
Advertisement
"Jadi apa minta klarifikasi dan sebagainya itu penting kita lakukan, makanya kita masuk pada tahap di nonaktif dan berikutnya kita minta untuk fasilitas untuk dia juga tidak diberikan," ucapnya.
Kemudian, saat disinggung soal kabar Sahroni yang mengundurkan diri dari kursi DPR. Dirinya mengaku belum mengetahui perihal tersebut.
"Itu belum, nanti kita cek ya," ujarnya.
Selain itu, terkait keberadaan Sahroni saat ini ditegaskan dirinya masih berada di Indonesia.
"Ada (di Indonesia), saya terakhir belum komunikasi ya. Tapi rasanya ada, Pak Sahroni kan pasti ada di..," pungkasnya.
Â
Â
Sahroni dan Nafa Dinonaktifkan Mulai 1 September 2025
Partai NasDem akan menonaktifkan Ahmad Sahroni dan Nafa Urbach mulai tanggal 1 September 2025. Keduanya akan dikeluarkan dari keanggotaan DPR RI yang berasal dari Fraksi NasDem.
"Bahwa atas pertimbangan hal-hal tersebut di atas, dengan ini DPP Partai NasDem menyatakan terhitung sejak hari Senin, 1 September 2025, DPP Partai NasDem menonaktifkan saudara Ahmad Sahroni dan Nafa Urbach sebagai Anggota DPR-RI dari Fraksi Partai NasDem," demikian pernyataan resmi yang dikeluarkan.
Surya Paloh, selaku pimpinan partai, menekankan pentingnya seluruh kader untuk mengutamakan aspirasi publik dalam setiap langkah yang diambil.
"Sesungguhnya aspirasi masyarakat harus tetap menjadi acuan utama dalam perjuangan Partai NasDem," tutup Paloh, menegaskan komitmen partai untuk selalu mendengarkan suara rakyat.
Â
Advertisement
Kontroversi Ahmad Sahroni dan Nafa Urbach
Sebelumnya, Ahmad Sahroni telah dicopot dari posisinya sebagai Wakil Ketua Komisi III DPR. Keputusan ini tercantum dalam surat yang dikeluarkan oleh Fraksi Partai NasDem DPR, yang ditandatangani oleh Ketua Fraksi Victor Laiskodat dan juga oleh Sahroni sebagai Sekretaris Fraksi NasDem. Sebagai penggantinya, anggota Komisi I DPR, Rusdi Masse Mappasessu, akan mengambil alih posisi tersebut. Ahmad Sahroni kini akan menggantikan Rusdi di Komisi I DPR.
Di sisi lain, Nafa Urbach telah mengungkapkan permintaan maaf setelah pernyataannya yang mendukung tunjangan rumah bagi anggota DPR. Permintaan maaf tersebut ia sampaikan melalui sebuah video yang diunggah di akun Instagram pribadinya pada malam Sabtu (30/8). Dalam video tersebut, Nafa menyatakan penyesalannya dan berharap agar masyarakat dapat memahami posisinya.
Sumber:Â Nur Habibie/Merdeka.com
Â
Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8259258/original/056986600_1781493541-3549582318816429688.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8519902/original/067689300_1782446978-Tugas__41_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8520488/original/002175600_1782447973-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-06-26T112427.080.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8261577/original/041528400_1781746737-WhatsApp_Image_2026-06-18_at_07.45.19.jpeg)

:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5337520/original/045724800_1756900715-1000271817.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/avatars/146/original/027423100_1766886277-16128480287441.jpg)

:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8256534/original/027399300_1781161052-Vertical_500x656_-_Pentas_Bola_Dunia_2026__3_.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/916085/original/009668100_1435788780-Cover.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8261449/original/024360400_1781704034-000_B7CB6XN.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8530300/original/023508000_1782462492-AP26175847717345.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8528304/original/000911800_1782459714-AP26177049351866.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5448078/original/040755400_1765983961-Barcelona-Pau-Cubarsi.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8525155/original/017274300_1782455154-AP26176798846634.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8524757/original/078321100_1782454482-AP26176835585287.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8524143/original/085744300_1782453577-Yuto_Nagatomo.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8520782/original/001156700_1782448403-turki.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5378177/original/005816700_1760215354-Spain_s_Mikel_Oyarzabal.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8257100/original/080406300_1781208059-selebrasi_julian_quinones_meksiko_afrika_selatan_ap_eduardo_verdugo.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8520243/original/086003700_1782447581-063_2283364709.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5301885/original/003773300_1753960442-IMG_0259.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5310694/original/073939300_1754750432-WhatsApp_Image_2025-08-09_at_21.07.43.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4419738/original/063157200_1683548643-Anggota_Komisi_IX_DPR_RI_Irma_Suryani_Chaniago.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3100983/original/040196200_1586780839-WhatsApp_Image_2020-04-13_at_18.40.07.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4831162/original/059818400_1715666476-IMG_8379.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5559814/original/057184000_1776643879-IMG_20260420_080640_639.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5558710/original/095093300_1776475078-WhatsApp_Image_2026-04-18_at_07.17.06.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5557597/original/053194500_1776339572-f13ab92c-1c19-4395-8281-63590ac61aa6.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5555113/original/019639800_1776143107-Mahasiswa_UI_diduga_lakukan_pelecehan_seksual__2_.jpeg)