Kakak Azka Korban Hilang di Watu Togok: Saya Masih Ingin di Sini, Kalau-Kalau Tuhan Memberi Tanda

Tim SAR akhirnya menghentikan operasi pencarian terhadap Azka Nurfadilah (28), wisatawan asal Pondok Ranggon, Jakarta Timur, yang dilaporkan hilang di Pantai Siung, Tepus, Gunungkidul.

OlehHendro
Diterbitkan 04 Agustus 2025, 06:06 WIB
Share
Copy Link
Batalkan
Jadi intinya...
  • Tim SAR hentikan pencarian Azka (28) yang hilang di Pantai Siung setelah 8 hari.
  • Kakak Azka ikhlas namun ingin tahu keberadaan adiknya dan tetap menunggu di lokasi.
  • Tim SAR telah menyisir darat dan laut, tetapi tidak menemukan tanda-tanda korban.

Liputan6.com, Yogyakarta - Tim SAR akhirnya menghentikan operasi pencarian terhadap Azka Nurfadilah (28), wisatawan asal Pondok Ranggon, Jakarta Timur, yang dilaporkan hilang di Pantai Siung, Tepus, Gunungkidul. Sudah delapan hari mencari, Azka tak kunjung ditemukan.

Kakak kandung Azka, Wilda, memutuskan tetap bertahan di sekitar lokasi. Meskipun, Tim SAR telah menghentikan pencarian secara resmi.

Wilda bersama anggota keluarga lain berada di Panti Siung, tak jauh dari posko pencarian. Wilda mengaku telah mengikhlaskan jika adiknya memang telah pergi, namun masih berharap ada keajaiban.

"Secara hati, saya sudah mencoba ikhlas. Tapi saya belum bisa meninggalkan tempat ini. Saya masih ingin berada di sini kalau-kalau Tuhan memberi tanda," ucap Wilda kepada Tim Sar.

Wilda hanya ingin tahu keberadaan Azka. Apapun yang terjadi dia menerima. "Kalau memang tidak kembali, saya cuma ingin tahu dia di mana. Saya cuma ingin tahu kabarnya. Itu saja," tambahnya.

Ia bercerita, Azka pernah ke Pantai Siung ini bersama rekan kerjanya waktu masih di Yogyakarta dulu. Namun, setelah pindah ke Jakarta, Azka menunjukkan ada perubahan sifat yang tadinya ceria menjadi pendiam dan sering mengurung diri.

 

Pencarian Hari Kedelapan

Sementara itu, Koordinator SAR Satlinmas Rescue Istimewa Wilayah Operasi I, Sunu Handoko Bayu Sagara menegaskan, tim gabungan dari berbagai unsur telah dikerahkan sejak pagi hingga sore hari. Tim dibagi menjadi beberapa SRU (Search and Rescue Unit) dengan cakupan wilayah pencarian yang cukup luas dan medan yang menantang.

"Tim darat terbagi menjadi tiga SRU. SRU 1 menyusuri bawah tebing hingga ke Watu Togok. SRU 2 menelusuri atas tebing sampai Bukit Pengilon, dan SRU 3 menjelajah hingga ke atas Gunung Batur," jelas Sunu.

Sementara itu, tim laut juga melakukan penyisiran menggunakan perahu karet. Sekitar pukul 11.35 WIB, dua perahu tim SAR tiba kembali di Pantai Siung setelah menyisir perairan laut hingga ke wilayah Pacitan, Jawa Timur. Namun hasilnya masih nihil.

Upaya lanjutan penyisiran kembali dilakukan mulai pukul 13.30 WIB ke arah timur hingga pukul 16.00 WIB. Sayangnya, tak satu pun tanda atau barang milik Azka ditemukan. 

"Tidak ada indikasi atau petunjuk yang bisa kami jadikan dasar untuk memperluas pencarian secara lebih spesifik. Saat ini, korban masih dinyatakan hilang dan dalam pencarian," ujar Sunu.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6