Setelah Kebakaran Taman Puring, DPRD Dorong Pemprov Jakarta Audit Instalasi Listrik di Pasar

Anggota Komisi A DPRD DKI Jakarta Kevin Wu mendorong agar Pemerintah Provinsi (Pemprov) mengaudit sistem instalasi listrik pasar yang ada di Jakarta.

Diperbarui 31 Juli 2025, 09:51 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Anggota Komisi A DPRD DKI Jakarta Kevin Wu mendorong agar Pemerintah Provinsi (Pemprov) mengaudit sistem instalasi listrik pasar yang ada di Jakarta.

Hal ini disampaikan Kevin menyikapi peristiwa kebakaran Pasar Taman Puring pada Senin malam, 28 Juli 2025. Diketahui, kebakaran itu menghanguskan sekitar 500 kios pedagang.

"Kami mendorong Pemprov DKI untuk melakukan audit menyeluruh terhadap sistem instalasi listrik di seluruh pasar rakyat," ujar Kevin dalam keterangan tertulis, dikutip Kamis (31/7/2025).

Kevin menyayangkan, sistem keamanan dan pengawasan infrastruktur pasar di wilayah Jakarta yang dinilai masih lemah. Pasalnya, kata dia, ini menjadi kali ketiga Pasar Taman Puring terbakar, yakni pada 29 Juni 2002, 13 April 2005, dan Senin lalu.

"Ini bukan kejadian pertama. Dalam 20 tahun terakhir, kebakaran di Pasar Taman Puring sudah terjadi tiga kali. Artinya, kita belum belajar dari kejadian sebelumnya," ucap Kevin.

Politisi PSI itu menyampaikan, perlu langkah konkret Pemprov Jakarta untuk menangani masalah kebakaran yang terus berulang.

Selain itu, Kevin juga berharap revitalisasi pasar di Jakarta tidak hanya fokus pada tampilan fisik. Dia ingin revitalisasi pasar juga menyentuh aspek mendasar, seperti keamanan instalasi listrik, sistem proteksi kebakaran, dan edukasi pedagang.

"Jika tidak diselesaikan secara sistemik, warga yang selalu jadi korban. Kita butuh keberanian untuk berubah," papar Kevin.

Ia juga mendesak adanya peningkatan standar keamanan di seluruh pasar, mulai dari detektor asap, alat pemadam api ringan (APAR), hingga jalur evakuasi yang jelas.

"Pemprov DKI harus berpihak pada keselamatan dan kenyamanan warga, khususnya para pelaku UMKM yang menggantungkan hidup di pasar. Pedagang juga harus dilibatkan dalam pelatihan pencegahan kebakaran secara rutin," tutup Kevin.

 

Pramono Bakal Perbaiki Pasar Taman Puring Meski Sudah Ketiga Kalinya Terbakar, Ini Alasannya

Sebelumnya, Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung berjanji akan memperbaiki Pasar Taman Puring, Kebayoran Baru, setelah terbakar pada Senin (28/7) malam. Peristiwa kebakaran di Pasar Taman Puring sudah yang ketiga kalinya.

"Memang di sana sudah tiga kali (kebakaran) dan untuk itu kami tentunya tetap akan perbaiki, kami persiapkan," kata Pramono di Jakarta. Demikian dikutip dari Antara, Selasa 29 Juli 2025.

Pramono mengatakan, pasar tersebut dibutuhkan rakyat. Itu sebabnya, Pemprov DKI Jakarta berkomitmen memperbaiki fasilitas pasar tersebut pascaterbakar.

"Karena pasar itu adalah pasar rakyat, yang dibutuhkan rakyat setempat dan itu pasar dengan aktivitas masih sangat tinggi. Tetapi tentunya dengan adanya kebakaran ini, kami akan bantu untuk perbaiki fasilitas yang ada," kata dia.

 

Koordinasi dengan Wali Kota Jakarta Selatan

Pramono mengaku sudah berkoordinasi dengan Wali Kota Jakarta Selatan dan jajaran, termasuk dinas penanggulangan kebakaran dan penyelamatan (Gulkarmat) terkait Pasar Taman Puring yang terbakar.

Pemadaman api rampung sekitar pukul 20.30 WIB. Tak ada korban jiwa dalam kejadian kebakaran malam itu. Hanya saja, kurang lebih 500 kios terdampak.

"Saya juga monitor, apakah ada korban atau tidak, tidak (ada korban jiwa). Penanganan cukup cepat karena mungkin area bisa damkar datangi sehingga bisa teratasi dengan baik," kata Pramono.

Sebelumnya, Dinas Gulkarmat DKI Jakarta mengerahkan 35 unit mobil pemadam dengan 118 personel serta bantuan suplai air dari Taman Langsat untuk memadamkan api di Pasar Taman Puring.

Sebanyak 552 unit kios ludes terdampak dari kebakaran di Pasar Taman Puring, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan yang terjadi sejak sekitar pukul 18.00 WIB itu.

Lalu, empat tahanan di Polsek Kebayoran Baru juga dipindahkan ke Polres Metro Jakarta Selatan imbas kebakaran itu.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6