Makna di Balik Gonta Ganti Logo Parpol, PDIP dan PSI Serupa Tapi Tak Sama

Seperti PSI, PDIP juga pernah mengganti logo tapi punya makna yang berbeda.

Diperbarui 23 Juli 2025, 18:28 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta Partai Solidaritas Indonesia (PSI) melakukan dua agenda besar politik di bulan Juli 2025 yaitu pergantian logo dan Kongres nasional pertama. Logo baru PSI mengambil gambar gajah menggantikan gambar mawah putih.

Di bawah gambar gajah, PSI menambahkan tulisan "PSI Partai Super Tbk" seperti usulan dari Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi). Pemilihan gajah sebagai simbol partai memiliki banyak makna. Gajah memiliki karakter yang istimewa.

Wakil Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PSI, Andy Budiman Filosofi di balik pemilihan gajah adalah sebagai hewan yang memiliki kebijaksanaan yang kuat, memiliki sifat cerdas dengan ingatan yang sangat baik.

"Karakter postif ini yang akan menjadi nilai-nilai di PSI. Hal-hal baik yang akan kami internalisasi menjadi nilai-nilai di dalam kader PSI," kata Andy saat menyerahkan jaket berlogo gajah kepada Jokowi di kediaman, Kamis (17/7) sore.

Dikutip dari laman resmi PSI, ttps://psi.id/logo-psi/, gajah pada logo baru PSI terdiri dari dua bentuk dan warna. Pada bagian tubuh berwarna hitam, sedangkan bagian kepala dan belalai berwarna merah dengan latar berwarna putih.

Gajah sebagai simbol kekuatan, kesetiaan, kemakmuran, pengetahuan, dan kebijaksanaan adalah identitas dan semangat baru PSI untuk hadir makin dekat dan relevan, terus perjuangkan aspirasi demi Indonesia maju, adil, dan sejahtera.

Kepala gajah berwarna merah dengan belalai menggapai langit adalah wujud optimisme, berani bermimpi dengan tindakan nyata, terus berjuang meski rintangan menghadang.

Tubuh dan kaki gajah berwarna hitam menunjukkan kesetiaan dan solidaritas menjadi nilai utama di setiap langkah PSI. Kekuatan ideologi menopang semangat solidaritas untuk terus perjuangkan yang terbaik.

PSI juga menjelaskan, gajah sebagai simbol ilmu pengetahuan menjadi identitas baru. PSI yang setiap gerak langkahnya dipersembahkan untuk kemajuan dan peradaban bangsa Indonesia.

Namun, PSI bukan satu-satunya partai politik yang pernah mengganti logonya. Sejumlah partai besar di Indonesia juga tercatat pernah melakukan perubahan logo. PDIP juga pernah mengganti logo seperti PSI, tapi punya makna yang berbeda masing-masing parpol.

Berikut daftar partai politik yang pernah mengganti logo:

1. Partai Keadilan Sejahtera

Partai Keadilan Sejahtera (PKS) merombak total logonya pada 2020. Logo baru mereka menanggalkan simbol Ka'bah berwarna hitam yang selama ini identik dengan partai tersebut.

Logo baru ini berubah cukup signifikan dibanding sebelumnya. Logo anyar PKS menggunakan kombinasi warna oranye, putih, dan hitam untuk tulisan 'PKS'. Berbeda dari logo sebelumnya yang memakai kombinasi warna kuning dan hitam.

Unsur dua bulan sabit mengapit untaian padi masih dipertahankan di logo baru. Lambang bulan sabit dan padi berwarna putih berada di bulatan berwarna oranye.

Akan tetapi unsur ka'bah di logo lama yang sebelumnya menggunakan warna hitam tak lagi dipakai. Tulisan 'Partai Keadilan Sejahtera' di logo lama juga dihilangkan dan cukup tertulis PKS.

Sekretaris Jenderal PKS Aboe Bakar Alhabsyi periode 2020-2025 mengatakan logo baru ini bertujuan untuk membawa tampilan segar dan mendekatkan partai ke semua kalangan.

"Esensi perubahan ini adalah PKS harus tampil lebih segar, lebih dekat dan terbuka untuk semua kalangan," kata Aboe dalam keterangannya

Bentuk bulat melambangkan kesetaraan, keteraturan, keserasian, persatuan, dan kesatuan arah demi memperjuangkan keadilan dan kesejahteraan rakyat di bumi Indonesia yang berlandaskan Pancasila. Warna oranye melambangkan kehangatan, harapan, semangat kehidupan yang selalu optimis dan semangat muda.

Logo baru PKS juga menampilkan dua bulan sabit melambangkan dimensi waktu, keserasian, keindahan, pencerahan, keluhuran Islam untuk menjaga keseimbangan, kesinambungan sejarah, kejayaan, dan kelangsungan tatanan kehidupan berbangsa dan bernegara.

Sementara, untaian 17 butir padi pada tangkai tegak lurus melambangkan adil, ukuwah, istikamah, berani, disiplin dalam menjalankan tugas, serta tegas dalam mewujudkan keadilan dan kesejahteraan. Warna putih melambangkan bersih, suci, tulus, ikhlas, dan mulia.

Terakhir, warna hitam tulisan PKS melambangkan kemauan keras, disiplin, kekuatan, ketegasan, berwibawa, kepastian, aspiratif, dan perlindungan.

2. PDI Perjuangan

PDIP identik dengan lambang kepala banteng moncong putih. Akar tanda partai ini ternyata berasal dari Partai Nasionalis Indonesia atau PNI, cikal bakal PDIP, yang didirikan Soekarno pada 1927.

Saat itu, PNI menggunakan logo kepala banteng dalam bingkai segitiga, melambangkan nasionalisme, sosialisme, dan demokrasi. Orde baru memaksakan fusi partaimenjelang Pemilu 1977. PNI dilebur ke dalam PDI.

Konflik internal meletup sepanjang dekade 1990-an. Puncaknya Kerusuhan Dua Puluh Tujuh Juli pada tahun 1996. Kejadian terjadi rentang dua bulan pasca turunnya Megawati.

Pendukung Hardjono menyerbu Kantor PDI kubu Megawati. Setelah kejadian itu, di bawah kepemimpinan Hardjono, PDIP mendapatkan hasil tak menguntungkan pada Pemilu 1997. Ketika Soeharto lengser pada 1998, berakhir rezim Orde Baru.

Pada 1999, Megawati Soekarnoputri kemudian merombak nama partainya dengan menambahkan embel-embel Perjuangan. Logonya juga diganti menjadi banteng moncong putih.

Merujuk website PDIP, Lambang PDI Perjuangan berupa gambar banteng hitam bermoncong putih dengan latar merah di dalam lingkaran bergaris hitam dan putih.Warna dasar merah melambangkan berani mengambil resiko dalam memperjuangkan keadilan dan kebenaran untuk rakyat.

Kemudian, mata merah dengan pandangan tajam melambangkan selalu waspada terhadap ancaman dalam berjuang. Moncong putih melambangkan dapat dipercaya dan berkomitmen dalam memperjuangkan keadilan dan kebenaran. Sementara, lingkaran melambangkan tekad yang bulat dan perjuangan yang terus-menerus tanpa terputus.

3. Partai Persatuan Pembangunan (PPP)

PPP tercatat beberapa kali melakukan perubahan logo. Pada 1998, logo partai diubah dari bintang menjadi Ka'bah. PPP meluncurkan logo partai baru pasca penetapan pengurus baru periode 2020-2025.

Dalam logo baru itu, ada penambahan ikatan kepala berwarna merah putih di belakang Ka'bah yang menjadi logo khas dari PPP.

Ada simbol ikat kepala berwarna merah putih di belakang Ka'bah, lengkungan garis kuning mengikuti lekukan-lekukan warna merah, dan semboyan yang berbunyi 'merawat persatuan dengan pembangunan'. Sementara, untuk latar belakang tetap berwarna hijau.

Pada 2021, logo ditambahkan elemen ikat kepala merah putih di belakang gambar Ka'bah. Namun, mayoritas kader kemudian menginginkan kembali ke bentuk awal menjelang Pemilu 2024.

Penambahan ikon tersebut memiliki empat filosofi, yakni: beragam hijau yang menyatu ke dalam bulatan putih menggambarkan persaudaraan sesama manusia (ukhuwah insaniyah, ukhuwah basyariyah).

Berikutnya, ikat kepala Merah Putih melambangkan ukhuwah wathoniyah. Persaudaraan bangsa yang mencintai dan berjuang untuk kemaslahatan negara kesatuan republik Indonesia.

Ka'bah melambangkan ukhuwah islamiyah. Persaudaraan sesama umat Muslim. Sebaik-baik umat adalah yang menegakkan kebenaran dan mencegah kebatilan serta beriman kepada Allah.

Lalu, semboyan 'Merawat Persatuan dengan Pembangunan' merupakan sublimasi dari prinsip perjuangan dan lima visi partai Islam tertua ini.

4. Perindo

Dua tahun setengah menjelang Pemilu 2024, Partai Perindo resmi meluncurkan logo baru. Logo terbaru Perindo berlambang burung Garuda yang membentangkan sayap dengan kepala burung menghadap ke kanan.

Mengutip dari laman resmi Perindo, logo baru berupa sayap berjumlah lima helai melambangkan NKRI dengan Pancasila sebagai dasar pijakan. Sementara, burung Garuda yang berada di logo melambangkan nasionalisme dan kebangsaan. Selain itu, kepala burung garuda yang menghadap ke kanan juga lambang partai yang memiliki visi ke depan.

Sementara, lambang sayap yang terbentang menunjukkan sikap partai Perindo yang berjuang tanpa henti, tanpa mengenal lelah untuk mewujudkan Indonesia sejahtera serta berperan aktif menjaga persatuan dan kesatuan bangsa.

Logo baru Perindo ini juga memiliki kombinasi tiga warna yang mempunyai makna tersendiri. Adapun warna tersebut terdiri dari warna merah melambangkan keberanian, kekuatan dan semangat tanpa pernah menyerah dalam membangun Indonesia sejahtera, warna putih melambangkan kejujuran, keterbukaan, dan ketulusan dalam berjuang, serta warna biru melambangkan kepercayaan, kebijaksanaan, dan konsistensi dalam berjuang.

Selanjutnya, logo burung Garuda juga memiliki jumlah sayap yang terdiri 10 helai. Sayap tersebut melambangkan berdirinya partai pada Oktober. Sementara garis di sela sayap yang terdiri delapan helai melambangkan tanggal didirikannya partai.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6