Kompolnas Cek CCTV hingga Kunci Kamar Kos Diplomat Kemlu yang Tewas

Kompolnas mendatangi kamar kos tempat tewasnya diplomat muda Kemlu, ADP (39), di Jalan Gondangdia Kecil, Menteng, Jakarta Pusat.

Diperbarui 28 Juli 2025, 13:10 WIB
Share
Copy Link
Batalkan
Jadi intinya...
  • Kompolnas cek TKP tewasnya diplomat Kemlu, fokus pada CCTV dan kondisi kamar.
  • Pengecekan CCTV dilakukan detail untuk memastikan skema waktu kejadian.
  • Posisi kunci slot dari dalam terkunci saat dibuka, sesuai konfirmasi penjaga.

Liputan6.com, Jakarta - Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas) mendatangi kamar kos tempat tewasnya diplomat muda Kementerian Luar Negeri (Kemlu), ADP (39), di Jalan Gondangdia Kecil, Menteng, Jakarta Pusat, Selasa (22/7/2025). Kompolnas memeriksa posisi CCTV hingga kondisi plafon serta kunci kamar.

"Kami tadi mengecek TKP cukup detail, ada beberapa hal yang penting Sebelum saya jelaskan, disamping ngecek TKP juga mengecek membandingkan apa yang kami dapat sebelumnya dengan penjaga kos-kosan ini," kata Komisioner Kompolnas Mohammad Choirul Anam, di lokasi, Selasa

Anam menyebut, salah satu poin paling penting terkait CCTV. Kompolnas ingin memastikan kondisi CCTV saat kejadian.

"Kalau hidup berapa jam dan diambil oleh kepolisian skemanya berapa waktu Dijelaskan cukup baik, cukup detail bahkan ditarik ke belakangnya sangat banyak dan itu sangat cukup dan sangat baik," ujar dia.

Selain CCTV, Kompolnas juga memberikan perhatian khusus terhadap kondisi kamar diplomat Kemlu tersebut. Kompolnas memeriksa plafon kamar dan kamar mandi, saluran air, posisi kasur, hingga letak kunci pintu.

"Nggak kalah penting adalah kami cek posisi kunci. Posisi kunci ini sangat krusial di situ kami cek secara fisik dan kami konfirmasi kepada penjaga kos-kosan ini," ucap Anam.A

Kompolnas Minta Diperagakan Kunci Kamar ADP

Anam menjelaskan, ada dua jenis kunci di kamar tersebut yakni kunci biasa yang bisa dibuka dari luar dan dalam, dan satu slot kunci manual dari dalam.

"Saya nanya ini posisi kunci yang slot, pertama yang slot ya yang hanya bisa dibuka dan ditutup dari dalam, itu posisinya terkunci. Jadi kami tadi konfirmasi langsung ke penjaganya karena ada video juga, kami cek videonya, kami konfirmasi ke dianya. Waktu dibuka posisinya terkunci," ucap dia.

"Kami minta untuk diperagakan posisi kuncinya Jadi ada dua kunci, kunci yang memang terpasang di pintunya bisa dibuka dari luar maupun dari dalam terus kunci yang memang ada di dalam yang bentuknya slot yang itu hanya bisa dibuka atau dikunci dari dalam," sambung dia.

Dalam kasus ini, Kompolnas memastikan akan mendalami kasus ini dari berbagai sisi, termasuk prosedur penanganan oleh kepolisian.

"Kompolnas memastikan apa yang dilakukan oleh rekan-rekan kepolisian itu sesuai prosedur ataukah tidak," tandas dia.

 

 

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6