Angka Kecelakaan Lalu Lintas Periode Januari-Juni 2025 Menurun, Ini Datanya

Kakorlantas Polri Irjen Agus Suryonugroho mengatakan, ada penurunan angka kecelakaan lalu lintas sepanjang Januari hingga Juni 2025.

Diperbarui 21 Juli 2025, 11:09 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Kepala Korps Lalu Lintas (Kakorlantas) Polri Irjen Agus Suryonugroho mengatakan, ada penurunan angka kecelakaan lalu lintas sepanjang Januari hingga Juni 2025.

Berdasarkan data perbandingan semester pertama tahun 2025 (Januari–Juni) dengan periode yang sama pada tahun 2024, menunjukkan tren penurunan yang cukup signifikan.

"Penurunan ini adalah hasil dari komitmen bersama, kerja keras dan konsistensi seluruh jajaran Polantas dalam meningkatkan keselamatan berlalu lintas di Indonesia," kata Agus dalam keterangannya di Jakarta, Senin (21/7/2025).

Berdasarkan data resmi Korlantas Polri, terjadi penurunan pada berbagai aspek kecelakaan lalu lintas antara Januari hingga Juni, baik 2024 maupun 2025.

Berikut data Januari hingga Juni:

Lakalantas 2024: 72.638 kasus

Lakalantas 2025: 70.749 kasus

Turun sebesar 2,60 persen

 

Meninggal dunia 2024: 13.781 jiwa

Meninggal dunia 2025: 11.262 jiwa

Turun sebesar 18,28 persen

 

Kecelakaan tunggal 2024: 15.267 kasus

Kecelakaan tunggal 2025: 13.238 kasus

Turun sebesar 13,29 persen

 

Korban meninggal dunia dari kecelakaan tunggal 2024: 1.063 jiwa

Korban meninggal dunia dari kecelakaan tunggal 2025: 956 jiwa

Turun sebesar 10,07 persen

 

Lakalantas menonjol 2024: 771 kasus

Lakalantas menonjol 2025: 739 kasus

Turun sebesar 4,15 persen

 

Korban meninggal dunia dari Lakalantas menonjol 2024: 215 jiwa

Korban meninggal dunia dari Lakalantas menonjol 2025: 201 jiwa

Turun sebesar 6,51 persen

Strategi Korlantas Turunkan Angka Kecelakaan

Agus menjelaskan, penurunan itu tidak terjadi secara tiba-tiba, melainkan hasil dari serangkaian strategi konkret dan program berkelanjutan yang dilakukan jajaran Polantas.

Beberapa di antaranya seperti operasi penertiban terpadu, dengan personel polantas turun langsung ke lapangan. Program humanis 'Polantas Menyapa' sebagai pendekatan komunikasi aktif kepada masyarakat.

Kemudian, adanya penertiban kendaraan Over Dimensi dan Over Load secara konsisten. Penetapan Hari Keselamatan Lalu Lintas dan Angkutan Jalan Nasional, sebagai momentum pengingat pentingnya budaya tertib berlalu lintas.

Selanjutnya yaitu pelaksanaan Operasi Patuh 2025, yang tengah berjalan secara serentak di seluruh wilayah Indonesia.

"Data ini bukan hanya statistik, tetapi nyawa yang terselamatkan. Ini adalah bukti bahwa keselamatan bisa dicapai jika kita bekerja bersama," jelasnya.

Jenderal bintang dua ini pun mengajak masyarakat untuk terus mendukung program-program keselamatan berlalu lintas dan meningkatkan kesadaran dalam berperilaku di jalan.

"Kami akan terus memperkuat langkah preventif dan edukatif, serta memastikan bahwa Polantas hadir sebagai pelayan dan pelindung masyarakat di jalan raya," pungkasnya.

 

 

 

Reporter: Nur Habibie

Sumber: Merdeka.com

 

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6