Pasutri Curi Kacamata Merek Ternama di Bekasi, Toko Optik Rugi Jutaan Rupiah

Sepasang suami istri (pasutri) mencuri sejumlah kacamata bermerek bernilai jutaan rupiah, dari sebuah toko optik di kawasan Pekayon Jaya, Kota Bekasi, Jawa Barat.

Diterbitkan 02 Juli 2025, 19:00 WIB
Share
Copy Link
Batalkan
Jadi intinya...
  • Pasutri ditangkap karena mencuri kacamata bermerek di toko optik Bekasi.
  • Pelaku mengalihkan perhatian karyawan saat mencuri kacamata display.
  • Polisi masih kembangkan kasus, kemungkinan ada pelaku lain terlibat.

Liputan6.com, Jakarta Sepasang suami istri (pasutri) mencuri sejumlah kacamata bermerek bernilai jutaan rupiah, dari sebuah toko optik di kawasan Pekayon Jaya, Kota Bekasi, Jawa Barat.

Subdit Jatanras Ditreskrimum Polda Metro Jaya bertindak cepat usai menerima laporan dari pihak korban. Pasutri tersebut kini telah ditangkap dan ditetapkan sebagai tersangka.

"Benar dua pelaku sudah diamankan," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Ade Ary Syam Indradi dalam keterangannya, Rabu (2/7/2025).

Dia menyebut, kedua pasutri sambangi kawasan Pekayon Jaya, Kota Bekasi, Jawa Barat. Ketika itu, salah satu pelaku berbagi peran. Ada yang berpura-pura mengalihkan perhatian karyawan toko dengan cara menanyakan seputar produk kacamata.

Sedangkan pelaku lain mengambil kacamata yang ada di display dan memasukkannya ke dalam jas yang dikenakannya. Setelah berhasil mengambil barang, kedua pelaku langsung meninggalkan lokasi.

Ade Ary mengatakan, karyawan menyadari kacamata hilang usai memeriksa display kacamata. Ketika itu, mereka berupaya mengejar para pelaku.

"Namun keduanya telah melarikan diri dan tidak lagi terlihat di area mal," ucap dia.

 

Masih Cari Pelaku Lain

Akibat kejadian tersebut, pemilik merugi hingga jutaan rupiah. Pelapor kemudian mendatangi Polsek Bekasi Selatan untuk membuat laporan guna dilakukan pengusutan lebih lanjut.

Terkait hal ini, Ade Ary mengatakan pihaknya masih mendalami kasus ini. Tak menutup kemungkinan pelaku akan bertambah. "Pelakunya masih dikembangkan," ujar dia.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6