Prabowo Bertemu PM Malaysia, Sepakat Percepat Kerja Sama Ekonomi hingga Pendidikan

Di tingkat global, Prabowo Subianto dan PM Malaysia Anwar Ibrahim menyambut baik adanya gencatan senjata antara Israel dan Iran.

Diterbitkan 27 Juni 2025, 19:33 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Presiden Prabowo Subianto dan Perdana Menteri (PM) Malaysia, Anwar Ibrahim sepakat memperkuat serta mempercepat kerja sama Indonesia-Malaysia di sejumlah bidang. Mulai dari, kerja sama ekonomi, perdagangan, hingga pendidikan.

"Di bidang bilateral, kita sepakat untuk mempercepat kerja sama di semua bidang, terutama bidang-bidang penting ekonomi, perdagangan, ilmu pengetahuan, pendidikan, kebudayaan," kata Prabowo saat menyampaikan pernyataan pers bersama usai bertemu empat mata dengan PM Anwar di Istana Merdeka Jakarta, Jumat (27/6/2025).

Kedua pemimpin negara juga membahas secara intens masalah bilateral Indonesia-Malaysia, regional, kawasan ASEAN, dan kondisi global. Prabowo menyebut dirinya dan PM Anwar memiliki pandangan yang sama dalam menghadapi masalah tersebut.

"Kita tukar pandangan dan ternyata dalam banyak hal, hampir semua hal, pandangan Indonesia dan Malaysia sama. Kita punya pandangan yang sama menghadapi masalah-masalah tersebut," ujarnya.

Di tingkat global, Prabowo dan PM Anwar menyambut baik adanya gencatan senjata antara Israel dan Iran. Keduanya berharap gencatan senjata dapat berlangsung lama dan berakhir damai.

"Kita membahas perkembangan konflik Iran-Israel juga situasi terkini di Palestina. Kita tetap menganjurkan penyelesaian damai di semua pihak. Kita menyambut baik adanya gejatan senjata antara Israel dan Iran. Kita berharap ini bisa langgeng, bisa terus menuju penyelesaian yang damai," jelas Prabowo.

 

Prabowo-PM Anwar Dukung Kemerdekaan Palestina

Selain itu, Prabowo dan PM Anwar juga menekankan komitmen mendukung kemerdekaan Palestina. Keduanya sepakat hanya solusi dua negara atau two state solution yang dapat mengakhiri konflik di Palestina.

"Indonesia dan Malaysia memandang perlu kolektif atau upaya kolektif global untuk mendorong penyelesaian konflik-konflik secara damai," tutur Prabowo.

Sementara itu, PM Anwar menyampaikan dirinya dan Prabowo memiliki hubungan yang erat sebagai seorang sahabat selama hampir setengah abad. Untuk itu, dia ingin hubungan dan kerja sama Indonesia-Malaysia semakin meningkat.

"Karena semangat persaudaraan begitu kuat, kita masing-masing memiliki tanggung jawab untuk mengangkat martabat negara dalam bidang ekonomi, investasi, perdagangan, kebudayaan, pendidikan, penelitian, dan lain-lain," pungkas PM Anwar.

Prabowo: PM Anwar Ibrahim Bukan Sahabat Saya Saja, Tapi Seluruh Rakyat Indonesia

Presiden Prabowo Subianto mengaku senang dapat menyambut kunjungan resmi Perdana Menteri (PM) Malaysia, Anwar Ibrahim di Istana Merdeka Jakarta, Jumat (27/6/2025). Prabowo menyebut PM Anwar bukan hanya sahabatnya, namun juga sahabat semua masyarakat Indonesia.

"Saya hari ini sangat gembira dan berbahagia dapat menyambut Perdana Menteri Malaysia Dato Sri Anwar Ibrahim di Jakarta. Pak Anwar, bukan saja sahabat saya, tapi sahabat seluruh rakyat Indonesia," kata Prabowo saat menyampaikan pernyataan pers bersama di Istana Merdeka Jakarta, Jumat (27/6/2025).

Menurut dia, kunjungan PM Anwar menunjukkan eratnya hubungan Indonesia dan Malaysia serta komitmen memperkuat kerja sama di semua bidang. Prabowo menyampaikan dirinya dan PM Anwar membahas secara intens masalah bilateral kedua negara, kawasan ASEAN, dan masalah global.

"Dalam pertemuan, saya dan Perdana Menteri Anwar Ibrahim tadi, kita membahas secara intens masalah-masalah bilateral kedua negara, juga masalah regional, ASEAN, dan juga masalah global," jelasnya.

Prabowo dan PM Anwar juga saling bertukar pandangan terkait masalah di kawasan dan global. Prabowo menuturkan Indonesia-Malaysia memiliki pandangan yang sama dalam menghadapi masalah tersebut.

"Kita tukar pandangan dan ternyata dalam banyak hal, hampir semua hal, pandangan Indonesia dan Malaysia sama. Kita punya pandangan yang sama menghadapi masalah-masalah tersebut," tutur Prabowo.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6