Bertemu Putin, Prabowo Persilahkan Rusia Tambah Rute Penerbangan Langsung ke Indonesia

Presiden Prabowo Subianto mempersilahkan Rusia menambah rute penerbangan langsung ke sejumlah kota di Indonesia.

Diperbarui 20 Juni 2025, 06:05 WIB
Share
Copy Link
Batalkan
Jadi intinya...
  • Presiden Prabowo Subianto mengundang Rusia untuk memperluas rute penerbangan langsung ke berbagai kota di Indonesia, tidak terbatas hanya pada rute Moskow-Bali.
  • Presiden Putin sebelumnya menyampaikan keinginan untuk membuka penerbangan langsung antara Rusia dan Indonesia, yang saat ini rute Moskow-Bali beroperasi 3 kali seminggu di musim panas dan 4 kali seminggu di musim dingin.
  • Indonesia dan Rusia telah menjalin hubungan diplomatik selama 75 tahun, dengan peningkatan signifikan dalam kerja sama strategis, termasuk kesepakatan baru di bidang pendidikan untuk meningkatkan jumlah pelajar Indonesia di Rusia melalui beasiswa.

Liputan6.com, Jakarta - Presiden Prabowo Subianto mempersilahkan Rusia menambah rute penerbangan langsung ke sejumlah kota di Indonesia. Dia mengatakan Indonesia membuka peluang apabila Rusia menambah rute penerbangan ke kota-kota lain, tak hanya Moskow-Bali.

"Kami membuka peluang silakan kalau mau menambah penerbangan tidak hanya ke Bali tapi juga ke kota kota lain di Indonesia. Kami membuka penerbangan langsung ke Rusia," kata Prabowo saat menyampaikan pernyataan pers bersama usai bertemu Presiden Rusia Vladimir Putin, sebagaimana disiarkan di Youtube Sekretariat Presiden, Kamis (19/6/2025).

Dia menyampaikan hal ini sebagai respons keinginan Presiden Putin yang ingin membuka rute penerbangan langsung Rusia-Indonesia. Untuk saat ini, penerbangan rute Moskow-Bali hanya 3 kali dalam satu minggu pada musim panas.

"Pada pertemuan bulan Juli 2024 lalu, Presiden Putin menyampaikan keinginan membuka penerbangan langsung Rusia-Indonesia, sekarang penerbangan terbesar Rusia terbang 3 kali dalam 1 minggu, Moskow-Bali, kemudian dalam musim dingin 4 kali dalam satu minggu," tuturnya.

 

Hubungan Diplomatik 75 Tahun

Prabowo menuturkan Indonesia dan Rusia sudah menjalin hubungan diplomatik selama 75 tahun. Menurut dia, sejumlah kerja sama di sektor strategis antara Indonesia-Rusia mengalami peningkatan yang signifikan.

"Pertemuan saya dengan Presiden Putin hari ini berlangsung dengan intens, hangat, dan produktif, di semua bidang ekonomi, kerja sama teknis, perdagangan, investasi, pertanian semua telah mengalami penigkatan yang berarti," ujar Prabowo.

 

Kesepakatan di Bidang Baru

Selain itu, Indonesia-Rusia juga mencapai kesepakatan baru di bidang pendidikan. Prabowo ingin meningkatkan jumlah anak muda Indonesia untuk belajar di Rusia dengan beasiswa.

"Kami juga sudah mencapai banyak persetujuan baru dan terutama kami ingin meningkakan jumlah anak muda di Indonesia untuk belajar di Rusia dengan beasiswa dari pemerintah Indonesia," pungkas Prabowo.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6