Konwil 34 PII, Bupati Lumajang Tekankan Pentingnya Pelajar Aktif Berorganisasi

Ketua Umum Pengurus Wilayah Pelajar Islam Indonesia (PW PII) Jawa Timur, Chamid berpesan kepada seluruh kader untuk senantiasa menyukseskan agenda kaderisasi, guna menyambut masa depan.

Diperbarui 11 Mei 2025, 13:09 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Bupati Lumajang Indah Amperawati Masdar menyampaikan pentingnya kecakapan leadership yang dipupuk sejak dini melalui organisasi pengkaderan. Hal ini yang akan membangun Indonesia ke depan.

Hal tersebut ia utarakan di depan 200 peserta Konferensi Wilayah ke 34 Pelajar Islam Indonesia (PII) Jawa Timur di Pendopo Arya Wiraraja Kabupaten Lumajang, Sabtu 10 Mei 2025.

“Saya melihat beda antara pimpinan OPD (Organisasi Perangkat Daera) yang pernah ikut organisasi dengan yang tidak, karena itu berproses di organisasi sangat penting bagi anak anak muda sebab pemimpin akan lahir dari sana” Kata Indah yang pernah berporses di PII sekitar tahun 80-an.

Sementara Ketua Umum Pengurus Wilayah Pelajar Islam Indonesia (PW PII) Jawa Timur, Chamid berpesan kepada seluruh kader untuk senantiasa menyukseskan agenda kaderisasi, guna menyambut masa depan.

“Tidak bosan-bosanya saya tekankan kepada seluruh kader bahwa pelajar hari ini adalah pemimpin di masa depan, karenanya kita harus senantiasa bersiap dengan cara menjalankan agenda kaderisasi” Ucap Chamid.

Perhelatan Konferensi Wilayah (KONWIL) PII yang digelar setiap dua tahun sekali dijalwalkan hingga 12 Mei dengan mengusung tema “Transformasi Gerakan PII wujudkan Jawa Timur Gerbang Baru Nusantara”

Pada acara itu Bupati didampingi oleh jajaran FORKOPIMDA serta dihadiri Penasehat Menteri Desa-PDT Zainudin Maliki,  Asisten Gubernur bidang perekonomian dan pembangunan Joko Irianto, Ketua KB PII Lumajang Jamal Abdullah Al Katiri.

Ahmad Muzani Ajak Alumni PII Siap Jadi Pemimpin Bangsa

 Wakil Ketua MPR Ahmad Muzani memberikan pidato kebangsaan di acara Muktamar ke VII Keluarga Besar Pelajar Islam Indonesia (PII) di Jakarta, Jumat (13/9/2024).

Dalam acara ini turut hadir Ketua Umum KBPII Nasrullah, Wakil Presiden RI ke 10 dan 12, Jusuf Kalla serta para alumni PII lainnya.

Dalam sambutannya, Muzani menceritakan kisah tentang pengalaman hidupnya belajar berorganisasi di PII. Dia mengaku, belajar berpidato di hadapan orang banyak pertama kali dilakukan di PII.

"Saya masih ingat oleh ucapan mentor saya saat ikut pelatihan PII di Bali. Ketika itu mentor saya, bertanya kepada seluruh perserta: apa yang akan kalian ucapkan jika menjadi anggota DPR?. Kami tidak pernah berpikir sebelumnya, kelas 2 SMP ditanya jadi anggota DPR. Tapi Alhamdulillah sekarang jadi kenyataan," kata Muzani.

Dia pun berbicara mengenai perkembangan umat Islam di dunia. Saat ini, kata Muzani, Indonesia tidak lagi menjadi negara dengan penduduk muslim terbesar. Saat ini negara dengan penduduk umat Islam terbesar adalah Pakistan.

Namun begitu, Muzani berharap para alumni PII nantinya bisa memberikan kontribusi terbaik bagi bangsa Indonesia. Sehingga para alumni wajib menyiapkan generasi PII selanjutnya untuk menjadi insan yang siap menjadi pemimpin bangsa.

"Jumlah umat Islam seluruh dunia 1,9 miliar. Umat Islam terbesar di dunia sekarang ini Pakistan, bukan lagi Indonesia. Negara Islam paling kaya itu Qatar dan Uni Emirat Arab. Saat rata-rata penduduk Indonesia tiap tahun bertambah 2,7 juta orang. Rata-rata pendidikan kita SD 90 persen, SMP 50 persen, SMA 20 persen dan Perguruan Tinggi 10-15 persen," ujar Sekjen Gerindra itu.

Infografis

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6