Liputan6.com, Jakarta Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Fraksi Partai Gerindra Ahmad Dhani menyampaikan permintaan maaf atas pelanggaran kode etik yang dilakukannya selaku anggota Dewan.
Ahmad Dhani dinyatakan bersalah melakukan pelanggaran kode etik terkait dugaan penghinaan marga Pono, yang berasal dari Nusa Tenggara Timur (NTT), dan juga pernyataan seksis di rapat Komisi X DPR bersama Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora).
"Saya sebagai anggota DPR RI dan Fraksi Gerinda ingin mengucapkan permintaan maaf kepada pihak, semua pihak, khususnya yang melaporkan soal hal-hal yang sudah dilaporkan," kata Ahmad Dhani di Gedung MKD DPR, Senayan, Jakarta, Rabu (7/5/2025).
Advertisement
Ahmad Dhani mengaku hanya salah ucap hingga akhirnya ada pihak yang melaporkannya ke MKD DPR RI.
"Saya sebagai anggota DPRÂ meminta maaf kepada pelapor dan juga meminta maaf atas segala macam, eh satu macam, slip of the tongue. Salah mengucapkan, sehingga ada salah satu marga darah biru yang marah tidak terima," tuturnya.
Pentolan band Dewa 19 itu mengaku seumur hidupnya tidak pernah menistakan marga. Dia juga tidak membeda-bedakan marga darah biru maupun bukan.
"Seumur hidup saya, dari lahir sampai umur 53 tahun, saya tidak pernah merendahkan, menistakan marga. Meskipun yang bukan darah biru pun saya tidak pernah merendahkan, apalagi yang darah biru gitu ya," kata Dhani.
Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD) memutuskan Anggota DPR Fraksi Gerindra Ahmad Dhani Prasetyo terbukti melanggar kode etik. Ahmad Dhani diberikan sanksi etik.
Hal itu disampaikan Ketua MKD DPR RI Nazaruddin Dek Gam usai melakukan persidangan etik terhadap Ahmad Dhani di ruang sidang MKD, Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Rabu (7/5/2025).
"Berdasarkan pertimbangan hukum dan etika MKD memutuskan bahwa teradu yang terhormat. Ahmad Dhani dengan nomor anggota A 119 dari Fraksi Partai Gerindra telah terbukti melanggar kode etik DPR RI dan diberikan sanksi ringan," kata Dek Gam.
Dek Gam mengatakan bahwa MKD adalah institusi yang berwenang memeriksa dan memutuskan laporan ini.
"Menyatakan teradu melakukan pelanggaran kode etik anggota DPR RI," ujar Dek Gam.
Dhani juga wajib menyampaikan permintaan maaf terhadap pernyataannya. "Menghukum terdadu dengan teguran lisan disertai kewajiban teradu meminta maaf kepada pengadu paling lama 7 hari sejak keputusan ini," kata Dek Gam.
Baca juga Tok! MKD DPR Putuskan Ahmad Dhani Bersalah Melanggar Kode Etik
Ahmad Dhani Dilaporkan ke MKD Terkait Dua Kasus
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5211799/original/080006800_1746597054-cb99a27b-14bb-4d2f-aabc-540755750f51__1_.jpeg)
Sebelumnya, Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD) DPR memproses dua laporan terhadap anggota DPR Fraksi Gerindra Ahmad Dhani. Wakil Ketua MKD DPR Agung Widyantoro mengatakan, MKD segera memeriksa Ahmad Dhani sebagai pihak terlapor.
Dhani dilaporkan MKD atas kasus pernyataan bernada rasial dan seksi saat rapat Komisi X DPR dengan Menpora dan PSSI, serta laporan dugaan penghinaan marga terhadap Rayen Pono.
"Untuk itu kami nanti akan dengarkan dan hadirkan terlapor dalam pemeriksaan sidang Mahkamah Kehormatan," ujar Agung di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (6/5/2025).
MKD berencana memanggil Ahmad Dhani dalam waktu cepat. Bisa dipanggil pada esok hari atau pekan depan.
Agung menjelaskan, MKD telah memeriksa pengadu yang melaporkan Ahmad Dhani. Pertama, Ahmad Dhani dilaporkan Joko Priyoski karena pernyataan berbau rasial dan seksis saat rapat Komisi X dengan Menpora dan PSSI.
"Bahwa pernyataan seorang anggota DPR di dalam rapat dengar pendapat terkait dengan pembahasan waktu itu timnas yang dihadiri oleh Ketua PSSI menyampaikan pendapat. Pendapatnya terselip ada narasi berbau rasis. Demikian menurut pelapornya," ujar Agung.
Kedua adalah laporan Rayen Pono yang namanya diduga dipelesetkan oleh Ahmad Dhani menjadi Rayen Porno. Rayen melaporkan Ahmad Dhani karena diduga menghina marga Pono.
"Tampaknya ini dipelesetkan. Kita tidak tahu apakah disengaja atau tidak, ataukah candaan terkait mungkin conflict interest persoalan yang ada di antara kedua orang ini," jelas Agung.
Â
Reporter: Muhammad Genantan Saputra
Sumber: Merdeka.com
Advertisement
Infografis
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/2715813/original/028629100_1548767429-Infogarfis_Ahmad_Dhani.jpg)
Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3267613/original/079814300_1602679710-Kejahatan_Siber.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8471519/original/070085400_1782374653-Tugas__40_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8519902/original/067689300_1782446978-Tugas__41_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8262299/original/014349800_1781777647-Tugas__37_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5014528/original/076465500_1732097552-ahmad_dhani_dpr_ri_1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1305836/original/000066600_1470156158-ahmad-dhani.jpg)


:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8256534/original/027399300_1781161052-Vertical_500x656_-_Pentas_Bola_Dunia_2026__3_.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8258037/original/028342400_1781299407-000_B6XD8QZ.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1541481/original/029951000_1489915850-2022-World-Cup-006.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8584006/original/084196900_1782546499-AP26178201151443.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8583299/original/047451600_1782545178-AP26178061252747.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8526854/original/004442800_1782457565-Hong_Myung-bo.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8384804/original/025311600_1782263854-kroasia.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8581680/original/086573300_1782542126-AP26178050808259.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8208033/original/056349800_1781066890-063_2280813255.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8293308/original/041888100_1782155517-AP26173640031261.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8322380/original/064889600_1782191323-063_2282870058.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8578726/original/087210500_1782537285-063_2283517405.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8578725/original/075292300_1782537284-063_2283517529.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7686833/original/063789700_1780483581-WhatsApp_Image_2026-06-03_at_3.57.57_PM.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/6316767/original/033447300_1779190893-WhatsApp_Image_2026-05-19_at_5.08.30_PM.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5669127/original/039040200_1778418361-maia.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5565275/original/026617000_1777017041-IMG-20260424-WA0001.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5278173/original/041917900_1752056134-Gambar_WhatsApp_2025-07-09_pukul_15.38.55_cbc7aa75.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5278157/original/068513700_1752055724-Gambar_WhatsApp_2025-07-09_pukul_15.38.56_d63343b4.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5579747/original/062158500_1778070514-Ahmad_2.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5579746/original/050485200_1778070514-Ahmad_1.jpeg)