Strategi Membentuk Anak Cerdas, Mandiri, dan Siap Sekolah dengan Belajar Lewat Bermain

Pendidikan berkualitas merupakan hak mendasar bagi manusia umumnya termasuk juga anak Indonesia.

Diperbarui 22 Agustus 2025, 18:34 WIB
Share
Copy Link
Batalkan
Jadi intinya...
  • Pendidikan berkualitas adalah hak mendasar untuk mencerdaskan kehidupan bangsa.
  • LilliPods menerapkan kurikulum pedagogi Finlandia dengan filosofi 'Learning with Joy'.
  • Kurikulum diadaptasi dengan budaya lokal Indonesia, fokus pada bermain dan kemandirian.

Liputan6.com, Jakarta - Pendidikan berkualitas merupakan hak mendasar bagi manusia umumnya termasuk juga anak Indonesia.

Hak mendasar ini bahkan sudah diamanatkan dalam Undang-Undang Dasar atau UUD 1945 ketika para pendiri bangsa merumuskan bahwa tugas negara adalah mencerdaskan kehidupan bangsa.

Pendidikan berkualitas menjadi pintu masuk anak Indonesia untuk menjadi generasi emas. Salah satu aspek yang mendukung pendidikan berkualitas adalah proses pembelajaran.

Anak-anak harus menikmati prosesnya. Lingkungan dan prosesnya harus membuat anak-anak jatuh cinta pada apa yang mereka belajar.

"Kami percaya pembelajaran paling efektif bagi anak-anak, ketika mereka menikmati prosesnya. Kami tidak mengajar anak-anak untuk bisa membaca usia 3 tahun," ujar Co-founder & Academic Advisor LilliPods Indonesia Arthalia Larsen yang disampaikan melalui keterangan tertulis, Kamis (21/8/2025).

"Kami menciptakan lingkungan di mana mereka jatuh cinta pada proses belajar," sambung dia.

Arthalia mengatakan, peresmian pendidikan anak usia dini (PAUD) berbasis kurikulum pedagogi Finlandia ini dalam rangka merayakan Hari Ulang Tahun ke-80 Republik Indonesia (HUT ke-80 RI).

"Filosofi LilliPods adalah 'Learning with Joy'. Matematika dipelajari melalui permainan balok, sains melalui berkebun, dan bahasa Inggris melalui lagu, permainan dan cerita," terang Arthalia.

"Hasilnya? Mereka tidak hanya menguasai konsep akademik, tapi juga memiliki rasa percaya diri dan kemampuan memecahkan masalah yang luar biasa," sambung dia.

 

Siapkan Anak Secara Akademik

Arthalia mengatakan, pendekatan berbasis bermain ini mampu mempersiapkan anak secara akademik. Selain itu, kata dia, juga mengembangkan keterampilan kognitif, sosial dan kemandirian yang penting untuk membuat anak-anak siap menyambut pendidikan formal.

"Anak-anak diajak belajar melalui bermain untuk membangun fondasi akademik yang kuat sekaligus mengembangkan keterampilan sosial, dimasa golden age mereka," ucap dia.

"Yang kami tanamkan adalah kecintaan belajar seumur hidup, bersama dengan kemampuan akademik yang dibutuhkan di jenjang edukasi mereka berikutnya," jelas Arthalia.

Hadir dalam acara ini Chargé d'Affaires of the Finnish Embassy in Jakarta Teemu Laakkonen, Chief Executive Officer HEI Schools & Lillipods Headquarter Representative Inkeri Aimonen, hingga seluruh jajaran Lillipods Preschool Indonesia.

Sementara itu, Principal of Lillipods Preschool at The Icon BSD Astrid Triandini menyatakan, pihaknya tidak sekadar mengimpor kurikulum Finlandia, tetapi mengadaptasikannya dengan konteks Indonesia.

"Kami percaya bahwa pendidikan berkualitas hak seluruh mendasar seluruh manusia. Oleh sebab itu kami berupaya menawarkan kurikulum pendidikan terbaik untuk anak usia dini, dengan memasukkan unsur budaya lokal Indonesia seperti permainan tradisional dan cerita rakyat dalam pembelajaran.” terang dia.

"Meskipun Lillipods berupaya menghadirkan pendekatan pendidikan Finlandia yang telah diakui secara internasional, Preschool ini tetap memperhatikan kearifan dan budaya lokal yang sangat sesuai untuk anak-anak Indonesia," jelas Astrid.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6