Aksi Letkol Kav Paulus, Putra Luhut Binsar Gagalkan Provokasi di Forum PBB

Dalam sebuah pertemuan Forum Tetap PBB untuk Isu Masyarakat Adat (UNPFII) di Gedung Perserikatan Bangsa-Bangsa, New York, Paulus menggagalkan upaya provokasi.

Diperbarui 28 April 2025, 14:42 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Letnan Kolonel (Letkol) Kav Paulus Pandjaitan, putra dari Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan, tengah viral.

Dalam sebuah pertemuan Forum Tetap PBB untuk Isu Masyarakat Adat (UNPFII) di Gedung Perserikatan Bangsa-Bangsa, New York, Paulus menggagalkan upaya provokasi.

Dalam video yang viral, terlihat tiga pria hendak mengibarkan poster bertuliskan "Free Aceh", "Free Papua", dan "Free Maluku". Melihat hal itu, Letkol Kav Paulus Pandjaitan segera melaporkan mereka ke petugas keamanan PBB.

Seorang petugas wanita kemudian menghampiri, menyita poster, dan memperingatkan ketiga pria tersebut sebelum mengusir mereka dari lokasi.

Aksi cepat Letkol Kav Paulus Pandjaitan ini menuai banyak pujian di media sosial. Banyak netizen mengapresiasi keberaniannya mempertahankan martabat Indonesia di forum internasional.

 

Profil Letkol Kav Paulus

Paulus memulai karier militernya di Kopassus, Grup-2 Para Komando, sebagai Komandan Peleton. Selama bertugas, ia menunjukkan kemampuan kepemimpinan luar biasa, yang membawanya untuk memimpin sebagai Komandan Kompi selama lima tahun.

Setelah itu, ia melanjutkan kariernya di Grup 3/Sandhi Yudha selama tujuh tahun, di mana ia semakin mengasah kemampuan dan strategi militer yang dimilikinya.

Salah satu prestasi yang paling menonjol adalah kepemimpinannya di Batalyon 32 Grup 3 Kopassus. Di bawah arahannya, batalyon ini tidak hanya berhasil dalam berbagai kompetisi, tetapi juga mengalami pembangunan fasilitas yang signifikan. Fasilitas-fasilitas seperti sporthall, garasi, gazebo, kebun apsanuma, dan desk lingstra dibangun untuk meningkatkan kenyamanan dan efektivitas prajurit dalam menjalankan tugas.

Di bawah kepemimpinannya, Batalyon 32 Grup 3 Kopassus berhasil meraih sejumlah prestasi dalam perlombaan. Beberapa di antaranya adalah juara 1 lomba menembak Grup 3 Kopassus, juara 2 tenis meja Danjen Kopassus Cup 2022, dan juara 1 lomba inovasi Binsat TNI AD Athletics Open Danjen Kopassus Cup. Prestasi ini menunjukkan bahwa di bawah kepemimpinannya, batalyon tidak hanya fokus pada tugas militer, tetapi juga pada pengembangan keterampilan dan inovasi.

Komitmen Paulus terhadap pengembangan profesional di bidang militer juga terlihat dari pendidikan yang telah ia tempuh. Ia lulus dari Sekolah Staf dan Komando Angkatan Darat (Seskoad) di US Army Commanding General and Staff College di Fort Leavenworth, Kansas, Amerika Serikat pada 14 Juni 2019. Pendidikan ini memberikan wawasan dan pengetahuan yang lebih luas tentang strategi dan taktik militer yang modern.

Setelah sukses memimpin Batalyon 32, Paulus dipromosikan menjadi Kolonel dan ditugaskan sebagai Asisten Penasehat Militer (Aspenmil) Perwakilan Tetap Republik Indonesia untuk PBB di Amerika Serikat. Paulus juga memiliki pengalaman berharga di Satuan Tugas Batalyon Mekanik TNI Kontingen Garuda XXIII-B/Unifil pada tahun 2007.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6