Rakernas PDIP: Cabut Tap MPR yang Memojokkan Sukarno

Rakernas mendesak fraksi PDIP di MPR untuk memperjuangkan pencabutan Tap MPRS No. 26 Tahun 66 serta Tap MPRS No. 33 Tahun 66 yang mendiskreditkan presiden perta

Diterbitkan 31 Juli 2003, 03:51 WIB
Share
Copy Link
Batalkan
Jadi intinya...
  • Rakernas PDI-P hasilkan 13 pokok pikiran, termasuk persiapan Pemilu 2004.
  • PDI-P desak pencabutan Tap MPRS yang mendiskreditkan Sukarno.
  • Kader daerah diminta konsolidasi demi sukses partai di Pemilu 2004.

Liputan6.com, Tangerang: Rapat Kerja Nasional VII PDI Perjuangan yang berlangsung sejak kemarin di Hotel Sheraton Bandara, Tangerang, ditutup malam ini. Ada 13 pokok pikiran yang dihasilkan, di antaranya persiapan untuk Sidang Tahunan MPR yang akan digelar Agustus serta Pemilu 2004. Rakernas juga mendesak fraksi PDIP di MPR untuk memperjuangkan pencabutan Tap MPRS No. 26 Tahun 66 serta Tap MPRS No. 33 Tahun 66 yang mendiskreditkan presiden pertama Indonesia, Sukarno [baca: Rakernas PDI-P Dimulai]. Tak tertinggal, Rakernas juga menyoroti perkembangan politik di daerah yang mengganggu soliditas partai secara umum. Untuk itulah, Rakernas mengingatkan kader partai daerah untuk berkonsolidasi demi kesuksesan partai di Pemilu 2004. Kepada Dewan Pimpinan Pusat, Rakernas juga mengimbau agar seluruh anggota partai menyukseskan jalannya pemilu 2004 secara aman, tenteram, dan menghindari cara-cara terhormat, beradab, bebas dari manipulasi dan kecurangan.(RSB/Eva Yunizar dan Rafael Setyo)

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6

  • liputan6
    Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) merupakan lembaga pelaksana kedaulatan rakyat.
    MPR