Pembayaran Pesawat Sukhoi dari Pinjaman Bank Bukopin

Bulog segera membayar cicilan pembelian empat jet tempur Sukhoi melalui dana yang diperoleh dari pinjaman Bank Bukopin. Dana pembelian pesawat itu akan ditagih

Diterbitkan 09 Juni 2003, 20:56 WIB
Share
Copy Link
Batalkan
Jadi intinya...
  • Bulog akan membayar cicilan pertama US$15 juta untuk Sukhoi dari pinjaman Bank Bukopin.
  • Pembelian jet Sukhoi senilai US$192 juta belum dianggarkan oleh Departemen Keuangan.
  • Pesawat dijadwalkan tiba 5 Oktober 2003 meski persetujuan menteri belum diberikan.

Liputan6.com, Jakarta: Badan Urusan Logistik (Bulog) segera membayar cicilan pertama pembelian empat jet tempur Sukhoi dan dua helikopter perang sebesar US$ 15 juta kepada pemerintah Rusia. Dana sebesar itu akan diperoleh dari pinjaman Bank Bukopin. Demikian disampaikan Direktur Utama Perum Bulog Widjanarko Puspojo di Jakarta, baru-baru ini. Menurut Widjanarko, pihaknya mendapat dana untuk membeli komoditi yang akan dibarter dengan pesawat tersebut dari Bank Bukopin. Selanjutnya, Bulog akan menagih dana pembelian pesawat itu kepada pemerintah pada Juli mendatang. Anehnya, meski Menteri Koordinator Perekonomian Dorodjatun Kuntjoro-Jakti dan Menteri Keuangan Boediono belum memberikan persetujuan, Widjanarko yakin pemerintah akan membayar pembelian pesawat tempur tersebut. Dalam kunjungannya ke Rusia April silam, Presiden Megawati Sukarnoputri menandatangani pembelian empat jet tempur Sukhoi dan dua helikopter senilai US$ 192 juta. Anehnya, dana pembelian itu belum dianggarkan oleh Departemen Keuangan hingga saat ini. Namun demikian, pesawat tempur Sukhoi dan helikopter buatan Rusia itu sudah dijadwalkan tiba di Indonesia menjelang peringatan hari TNI, 5 Oktober 2003.(PIN/Tim Liputan 6 SCTV)

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6