Kwik: Megawati Dulu Menolak Penjualan Indosat

Sejak rezim Presiden Soeharto, Megawati Sukarnoputri gigih menentang penjualan saham Indosat ke pihak asing. Seharusnya pemerintah melepas badan usaha milik negara yang terus merugi.

Diterbitkan 29 Januari 2003, 12:03 WIB
Share
Copy Link
Batalkan
Liputan6.com, Jakarta: Menteri Negara/Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Nasional Kwik Kian Gie menyatakan keheranannya dengan pengesahan pemerintah atas penjualan saham PT Indosat kepada Singapore Technologies Telemedia (STT). Padahal Megawati Sukarnoputri yang memimpin Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan menentang divestasi Indosat sejak masa pemerintahan Presiden Soeharto. &quotSejak 1996 Indosat dibuat sehat. Setelah sehat kok malah dijual,&quot ujar Kwik Kian Gie di sela-sela diskusi "Menggugat Divestasi Indosat" di Jakarta, Selasa (28/1).

Ketua Departemen Penelitian dan Pengembangan partai banteng merah itu mengaku tak bisa memahami alasan pemerintah melepas badan usaha milik negara berkategori sehat seperti Indosat kepada swasta asing. Menurut Kwik, seharusnya pemerintah melepas badan usaha pelat merah yang terus merugi. Sedangkan BUMN yang sehat bisa dinikmati masyarakat Indonesia, bukan justru orang asing.

Sejumlah kalangan memprotes hasil divestasi 41,9 persen saham pemerintah di PT Indonesian Satelite Cooperation Tbk. Kemenangan STT dianggap sebagai ancaman terhadap dunia telekomunikasi Indonesia karena rahasia-rahasia negara dan militer dikhawatirkan bisa terbongkar. Kenyataan negeri pulau itu menguasai telekomunikasi Tanah Air semakin jelas setelah Singtel menguasai 35 persen saham Telkomsel [baca: Menhub Menganggap Wajar Reaksi atas Divestasi Indosat].(COK/Ester Mulyanie)

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6