Sukses

6 Pegawai Imigrasi Soetta Terkonfirmasi Positif Covid-19

Liputan6.com, Jakarta - Baru memasuki awal tahun, tercatat 6 pegawai di Kantor Imigrasi Soekarno Hatta, terkonfirmasi positif Covid-19. Meski begitu, otoritas setempat memastikan, tidak ada pasien varian Omicron.

Dari data yang dihimpun, pegawai yang terpapar terdiri dari 5 ASN dan 1 pegawai pemerintah non pegawai negeri atau PPNPN yang terkonfirmasi positif Covid-19.

“Terhadap pegawai yang terkonfirmasi Covid-19, kami lakukan kunjungan langsung untuk pemantauan sekaligus pemberian obat. Saat ini kami terus melakukan test dan tracing untuk mengantisipasi penyebaran,” jelas Netty, Dokter Umum Klinik Pratama Imigrasi Soekarno-Hatta, Rabu (19/1/2022).

Netty juga memastikan, hingga saat ini belum ada pegawainya yang tercatat terpapar varian Omicron.

Sementara di lain pihak, Romi Yudianto, Kepala Kantor Imigrasi Soekarno-Hatta mengatakan, pihaknya dengan memiliki 850 lebih pegawai, menjadikan Kantor Imigrasi Soekarno-Hatta sebagai kantor imigrasi terbesar di Indonesia. Maka itu, di masa pandemi ini, menjadi tantangan sendiri baginya.

“Pegawai kami berjumlah 850 orang yang terdiri dari 784 ASN dan 66 PPNPN, tentunya ini tantangan tersendiri dalam penanganan serta pencegahan penyebaran Covid-19 khususnya varian omicron. Makanya, kami bersiap lakukan test Swab massal,"ungkap Romi.

Selain itu juga, pihaknya juga menyiapkan langkah-langkah preventif serta mengarahkan seluruh pegawai, agar tetap taat protokol kesehatan dan jalankan 5M secara serius. Karena ini tidak hanya untuk diri pegawai sendiri, tetapi juga untuk kestabilan kinerja Kantor Imigrasi Soekarno-Hatta.

 

* Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

* Fakta atau Hoaks? Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor Cek Fakta Liputan6.com 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

2 dari 2 halaman

3 Kali Tes Swab Massal Pegawai

Langkah lain yang diambil adalah sesuai dengan Surat Edaran Sekretariat Jenderal Nomor SEK-01.OT.02.02 Tahun 2022, Imigrasi Soekarno-Hatta masih menerapkan pengaturan operasional dan kinerja sebesar 50 persen. Hal ini bertujuan untuk mengurangi kerumunan di area kerja tanpa mengurangi pelayanan keimigrasian di kantor maupun pemeriksaan keimigrasian di bandara yang masih terus berjalan hingga saat ini.

"Sepanjang tahun 2021 juga Imigrasi Soekarno-Hatta telah melaksanakan 3 kali test swab massal ke seluruh pegawai yang diikuti dengan pembagian paket vitamin. Termasuk menyiagakan klinik pratama untuk dimanfaatkan para pegawai maupun masyarakat umum pengguna jasa keimigrasian di Kantor Imigrasi Soekarno-Hatta," kata Romi.

Untuk itu langkah antisipasi selanjutnya adalah dengan memperketat kedisiplinan pelaksanaan 5M (Mencuci Tangan, Memakai masker, Menjaga Jarak, Menghindari Kerumunan, dan Mengurangi Mobilitas) di area Kantor Imigrasi Soekarno-Hatta.

Seluruh pegawai diwajibkan menggunakan masker ganda maupun masker tunggal jenis KN95. Selain itu kesediaan tempat cuci tangan di area pintu masuk, hand sanitizer serta pengukur suhu tubuh otomatis telah disediakan di area-area strategis.

"Terakhir adalah, sterilisasi area menggunakan disinvektan secara berkala, ini untuk menjamin keamanan pegawai maupun masyarakat pengguna jasa Keimigrasian," katanya. (Pramita Tristiawati)

* BACA BERITA TERKINI LAINNYA DI GOOGLE NEWS