Sukses

Pengendara Mercy Lawan Arah di Tol JORR Tidak Ditahan

Liputan6.com, Jakarta - Polisi tidak menahan pengemudi Mercedes Benz atau Mercy yang melaju lawan arus di Tol JORR mengarah ke Cikunir. Salah satu pertimbangannya adalah adanya dugaan penyakit demensia yang diderita pelaku.

"Jadi perlu didampingi sama psikiater. Akhirnya semalam kami kembalikan ke pihak keluarga. Mungkin nanti akan kami lanjutkan pemeriksaan di hari Senin mungkin. Karena kan kondisinya juga masih belum pulih. Kalau ditanyakan motifnya apa berputar dan lawan arah, orangnya juga bingung," tutur Kasubdit Gakkum Ditlantas Polda Metro Jaya AKBP Argo Wiyono saat dikonfirmasi, Minggu (28/11/2021).

Sejauh ini polisi masih melakukan penyelidikan atas peristiwa kecelakaan tersebut. Adapun berdasarkan CCTV, terlihat pengendara Mercedez Benz itu berbalik arah di jalur putaran yang hanya diperbolehkan untuk petugas.

"Nah kenapa dia berputar arah, melawan arah, kami tanyakan dia juga bingung. Bahkan nama juga enggak tau, identitas tidak bawa, STNK juga enggak ada," kata Argo.

2 dari 3 halaman

Tak Bawa SIM dan STNK

Kecelakaan terjadi di Tol JORR melibatkan tiga kendaraan imbas seorang pengemudi Mercedes Benz yang melawan arus. Berdasarkan data identitas, pengendara Mercy itu merupakan pria kelahiran 1955 atau berusia 66 tahun.

"Pengemudi inisial MSD tempat tanggal lahir Pontianak 16 Desember 1955," tutur Kasat PJR Ditlantas Polda Metro Jaya Kompol Sutikno dalam keterangannya, Minggu (28/11/2021).

Menurut Sutikno, berdasarkan hasil pemeriksaan bahwa petugas tidak menemukan kelengkapan surat kendaraan berikut lisensi mengemudi MSD.

"SIM dan STNK nihil," kata Sutikno.

 

3 dari 3 halaman

Pengendara Mobilio Terluka

Sutikno menyampaikan, peristiwa itu terjadi pada Sabtu, 27 November 2021 sekitar pukul 17.00 WIB.

"Kendaraan Mobilio dan Inova datang dari Cakung tiba-tiba ada kendaraan sedan melawan arus karena Mobilio dan Inova tidak bisa menghindar sehingga terjadi laka lantas," tutur Sutikno saat dikonfirmasi, Minggu (28/11/2021).

Sutikno menyebut, posisi terakhir dari kecelakaan tersebut adalah pengendara sedan Mercedes Benz masih berada di jalur cepat, sementara mobil Mobilio dan Inova tergeser ke jalur 2 mengarah ke selatan.

"Ketiga kendaraan rusak bagian depan," jelas dia.

Tidak ada korban meninggal dunia dalam peristiwa tersebut. Kasus kecelakaan itu kemudian ditangani oleh Polsek Cakung. "Pengemudi mobil Mobilio dibawa ke RS Pondok Kopi, luka ringan," Sutikno menandaskan.