Sukses

Risma Optimalkan Program Pemberdayaan Sosial di Papua

Liputan6.com, Jakarta - Menteri Sosial (Mensos) Tri Rismaharini atau Risma menyatakan akan mengoptimalisasikan program pemberdayaan sosial di Papua.

Program ini tidak hanya disinergikan dengan kementerian atau lembaga, dan pemerintah daerah (pemda) saja, melainkan juga dengan pemuka agama serta tokoh masyarakat di Papua.

Hal itu disampaikan Risma dalam rapat koordinasi dengan topik "Membangun Bersama" yang dihadiri oleh Menteri PUPR dan Kepala BNPB dan digelar secara daring di Jakarta, Jumat (30/7/2021). 

“Kami sudah terima proposal yang berisi usulan program-program pembangunan infrastruktur seperti untuk rumah, namun untuk pemberdayaan sosial belum ada sehingga perlu ditambahkan untuk memudahkan pengkajian,” ujar Risma.

Optimalisasi program dari Kemensos terkait pemberdayaan sosial akan dilakukan pematangan dan pencocokan data dengan BNPB dan Kementerian PUPR. Tujuannya agar pembagian tugas antara Kemensos, Kementerian PUPR, dan BNPB lebih komprehensif.

Selain itu juga agar program tersebut tidak hanya fokus untuk bantuan pandemi Covid-19, melainkan juga untuk pemberdayaan sosial.

“Mungkin Senin-Selasa kita akan matangkan sambil mengkomunikasikan dengan pihak-pihak terkait berbagai usulan, kendati pemberdayaan sosial belum masuk dalam proposal, sehingga mohon dikirimkan walaupun selembar kertas dan ditulis tangan tidak apa-apa, termasuk usulan lahan dengan site plan yang nanti akan dicek aturannya dan peruntukannya seperti apa,” kata Risma. 

 

2 dari 3 halaman

Bentuk Koperasi

Dalam praktik pengelolaan program pemberdayaan sosial, Risma meminta agar membentuk usaha bersama-sama, yakni koperasi yang nantinya dari keuntungan yang diperoleh bisa dirasakan oleh semua anggota serta masyarakat di sekitarnya. 

“Program dari Kemensos yang terkait dengan pemberdayaan sosial berupa berbagai pelatihan keterampilan seperti bengkel, ragam peternakan seperti ternak babi, usaha sembako, minimarket dan lain sebagainya yang disesuaikan dengan kondisi masyarakat setempat,” ungkap Risma.

Dia juga akan mendiskusikan soal pemilihan lahan yang strategis untuk digunakan sebagai tempat pelatihan pemberdayaan sosial.

“Semuanya akan diskusikan dulu, tapi intinya kami mendukung yang pertama bantuan untuk pandemi Covid-19, kedua menyongsong kegiatan PON serta ketiga untuk pemberdayaan sosial masyarakat agar lebih berdaya serta bisa hidup lebih sejahtera,” pungkas Risma.

3 dari 3 halaman

Saksikan Video Pilihan Berikut Ini: