Liputan6.com, Aceh Utara: Drama pengepungan markas Gerakan Aceh Merdeka di Desa Cot Trieung, Lhokseumawe, Aceh Utara, hingga Ahad (24/11) masih berlangsung. Belum ada tanda-tanda TNI akan merangsek masuk. Sebaliknya, tak ada tanda-tanda GAM akan mendesak keluar. Situasi tersebut sudah terjadi sejak tiga pekan silam, setelah perjanjian damai antara Indonesia dan GAM dibatalkan.
Panglima TNI Jenderal Endriartono Sutarto mengatakan pengepungan akan berlangsung sampai akhir bulan Ramadan. Tenggat waktu itu diberikan sesuai dengan rencana perundingan damai antara Indonesia dan GAM di Jenewa. Jika GAM tetap menolak menandatanganinya, TNI akan menggempur basis operasi mereka. Pihak GAM, sebaliknya, berpendapat pengepungan tidak bisa menjadi dalih memaksa suatu pihak ke meja perundingan. Mereka hanya akan berdamai jika TNI menarik kepungannya.
Di tengah upaya damai tersebut, TNI masih menyiagakan seribu personel bersenjata di desa kecil itu. Pasukan TNI berkekuatan empat sampai sembilan satuan setingkat kompi itu berasal dari berbagai satuan organik yang ada di Aceh. Sementara, Brigade Mobil mengerahkan satu kompi. Untuk mengepung desa kecil itu, TNI membentuk tiga lapis penjagaan. Lapis pertama, berjarak tidak jauh dari rawa-rawa. Setiap 10 meter dibangun pos TNI berisi tujuh hingga 10 personel. Pada lapis kedua setiap pos berjarak sekitar 100 meter. Baru di lapisan ketiga penjagaan agak longgar. Di sana, dua hingga tiga personel ditempatkan setiap dua meter.
Untuk memudahkan pengepungan, TNI membagi daerah rawa menjadi empat sektor, dipimpin dua komandan sektor. Komandan sektor barat dan utara berjaga di kawasan yang berbatasan dengan Kecamatan Nisam. Sedangkan komandan sektor selatan dan timur mengawasi perbatasan Kecamatan Muara Dua dan Kuta Makmur. Namun, beberapa areal yang beberapa hari silam dipenuhi tenda-tenda mulai kosong. Tindakan ini dilakukan menyusul perintah dari Panglima Daerah Militer Iskandar Muda Mayor Jenderal TNI M Djali Yusuf untuk mempersempit areal pengepungan [baca: Pangdam Iskandar Muda: Kami Mempersempit Ruang GAM ]. Kendati begitu, sejumlah personel TNI tetap menjalankan operasi teritorial dengan membantu perbaikan jalan dan jembatan yang rusak.(KEN/Mohammad Nasier)
Panglima TNI Jenderal Endriartono Sutarto mengatakan pengepungan akan berlangsung sampai akhir bulan Ramadan. Tenggat waktu itu diberikan sesuai dengan rencana perundingan damai antara Indonesia dan GAM di Jenewa. Jika GAM tetap menolak menandatanganinya, TNI akan menggempur basis operasi mereka. Pihak GAM, sebaliknya, berpendapat pengepungan tidak bisa menjadi dalih memaksa suatu pihak ke meja perundingan. Mereka hanya akan berdamai jika TNI menarik kepungannya.
Di tengah upaya damai tersebut, TNI masih menyiagakan seribu personel bersenjata di desa kecil itu. Pasukan TNI berkekuatan empat sampai sembilan satuan setingkat kompi itu berasal dari berbagai satuan organik yang ada di Aceh. Sementara, Brigade Mobil mengerahkan satu kompi. Untuk mengepung desa kecil itu, TNI membentuk tiga lapis penjagaan. Lapis pertama, berjarak tidak jauh dari rawa-rawa. Setiap 10 meter dibangun pos TNI berisi tujuh hingga 10 personel. Pada lapis kedua setiap pos berjarak sekitar 100 meter. Baru di lapisan ketiga penjagaan agak longgar. Di sana, dua hingga tiga personel ditempatkan setiap dua meter.
Untuk memudahkan pengepungan, TNI membagi daerah rawa menjadi empat sektor, dipimpin dua komandan sektor. Komandan sektor barat dan utara berjaga di kawasan yang berbatasan dengan Kecamatan Nisam. Sedangkan komandan sektor selatan dan timur mengawasi perbatasan Kecamatan Muara Dua dan Kuta Makmur. Namun, beberapa areal yang beberapa hari silam dipenuhi tenda-tenda mulai kosong. Tindakan ini dilakukan menyusul perintah dari Panglima Daerah Militer Iskandar Muda Mayor Jenderal TNI M Djali Yusuf untuk mempersempit areal pengepungan [baca: Pangdam Iskandar Muda: Kami Mempersempit Ruang GAM ]. Kendati begitu, sejumlah personel TNI tetap menjalankan operasi teritorial dengan membantu perbaikan jalan dan jembatan yang rusak.(KEN/Mohammad Nasier)
Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5481724/original/069742900_1769143528-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-01-23T110013.385.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3267613/original/079814300_1602679710-Kejahatan_Siber.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7503211/original/044195200_1780275516-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-06-01T075745.914.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8262299/original/014349800_1781777647-Tugas__37_.jpg)

:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/383454/original/241102bAceh.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8256534/original/027399300_1781161052-Vertical_500x656_-_Pentas_Bola_Dunia_2026__3_.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8303531/original/058987900_1782168483-AP26173793551298-Mbappe.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8309790/original/022314100_1782176318-000_B7XQ8ZR.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7562358/original/065768500_1780339879-norwegia_swedia_uj_coba.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8306243/original/097675000_1782171964-000_B7XN2AD.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8260724/original/073509600_1781647690-PRANCIS.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5482261/original/017449400_1769169646-Timnas_Yordania-Kelme.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8290659/original/010335100_1782151822-063_2282792467.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8260719/original/004737300_1781644637-000_B7BY7EB.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8296460/original/082795500_1782159766-Argentina_s_Lionel_Messi.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8261470/original/080593900_1781707583-haaland.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4258833/original/075986400_1670866002-000_3339699.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8261701/original/046985700_1781754821-000_B7GK8PT.jpg)