Sukses

Update Senin 18 Januari 2021: 917.015 Positif Covid-19, Sembuh 745.935, Meninggal 26.282

Liputan6.com, Jakarta - Sebanyak 9.086 orang pada hari ini, Senin (18/1/2021) terkonfirmasi positif Corona Covid-19.

Total akumulatifnya di Indonesia hingga kini, ada 917.015 orang dinyatakan positif terinfeksi virus Corona Covid-19.

Keseluruhan data ini berdasarkan informasi yang disampaikan Satuan Tugas atau Satgas Penanganan Covid-19.

Sedangkan kasus sembuh bertambah 9.475 orang pada hari ini. Sehingga, total akumulatif sebanyak 745.935 pasien Corona Covid-19 sudah berhasil sembuh dan dinyatakan negatif di Indonesia sampai saat ini.

Untuk kasus meninggal dunia pada hari ini ada penambahan 295 orang. Jadi, total akumulatifnya hingga saat ini ada 26.282 pasien Corona Covid-19 meninggal dunia di Indonesia.

Data update pasien Covid-19 ini tercatat sejak Minggu, 17 Januari 2021 pukul 12.00 WIB hingga hari ini pukul 12.00 WIB.

 

 

 

** #IngatPesanIbu

Pakai Masker, Cuci Tangan Pakai Sabun, Jaga Jarak dan Hindari Kerumunan.

Selalu Jaga Kesehatan, Jangan Sampai Tertular dan Jaga Keluarga Kita.

2 dari 5 halaman

Kasus Covid-19 Indonesia Masuk 20 Besar

Total infeksi Virus Corona Covid-19 di seluruh dunia pada hari Senin per pukul 09.50 WIB telah mencapai 95.003.533 kasus, dan 52.269.644 di antaranya telah dinyatakan sembuh berdasarkan Covid-19 Dashboard by the Center for Systems Science and Engineering (CSSE) at Johns Hopkins University.

Data Johns Hopkins University juga menunjukkan bahwa India berada di posisi teratas untuk pasien pulih yaitu 10.196.885, lalu disusul Brasil sebanyak 7.507.814.

Infeksi di Amerika Serikat, negara dengan jumlah kasus Covid-19 terbesar di dunia, telah mencapai 23.928.643.

Negara Bagian New York mencatat jumlah pasien sembuh Covid-19 terbanyak di AS, yaitu 115.901 orang pulih.

India, Brasil, Rusia, dan Inggris sekarang tercatat sebagai negara dengan kasus infeksi terbesar setelah AS.

India berada di posisi kedua dengan jumlah infeksi Virus Corona Covid-19 terbesar di dunia, sebanyak 10.557.985 kasus.

Selanjutnya, kasus Covid-19 terbesar ketiga di dunia tercatat di Brasil, sebanyak 8.488.099 infeksi.

Di Rusia, 3.530.379 orang dinyatakan positif terkena Virus Corona Covid-19, dan 2.929.255 pulih.

Inggris kini berada di posisi kelima untuk kasus terbanyak, tercatat memiliki 3.405.740 infeksi dan 8.042 orang sembuh.

Sementara di Prancis, 2.969.091 orang tercatat positif Covid-19 dan 215.269 telah pulih.

Menurut Dashboard by the Center for Systems Science and Engineering (CSSE) at Johns Hopkins University, Indonesia masuk dalam 10 besar negara dengan kasus Covid-19 terbanyak di dunia. Menempati posisi ke-20.

Total 2.029.938 orang dunia tercatat telah meninggal dunia akibat COVID-19, seperti dikutip dari gisanddata.maps.arcgis.com, Senin (18/1/2021).

 

3 dari 5 halaman

Perjalanan Kasus Corona di Indonesia

Kasus infeksi virus Corona pertama kali muncul di Kota Wuhan, Provinsi Hubei, China Desember 2009. Dari kasus tersebut, virus bergerak cepat dan menjangkiti ribuan orang, tidak hanya di China tapi juga di luar negara tirai bambu tersebut.

2 Maret 2020, Presiden Joko Widodo atau Jokowi bersama Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto mengumumkan kasus Covid-19 pertama di Indonesia. Pengumuman dilakukan di Veranda Istana Merdeka.

Ada dua suspect yang terinfeksi Corona, keduanya adalah seorang ibu dan anak perempuannya. Mereka dirawat intensif di Rumah Sakit Penyakit Infeksi atau RSPI Prof Dr Sulianti Saroso, Jakarta Utara.

Kontak tracing dengan pasien Corona pun dilakukan pemerintah untuk mencegah penularan lebih luas. Dari hasil penelurusan, pasien positif Covid-19 terus meningkat.

Sepekan kemudian, kasus kematian akibat Covid-19 pertama kali dilaporkan pada 11 Maret 2020. Pasien merupakan seorang warga negara asing (WNA) yang termasuk pada kategori imported case virus Corona. Pengumuman disampaikan Juru Bicara Pemerintah untuk Urusan Virus Corona, Achmad Yurianto, di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat

Yurianto mengatakan, pasien positif Covid-19 tersebut adalah perempuan berusia 53 tahun. Pasien tersebut masuk rumah sakit dalam keadaan sakit berat dan ada faktor penyakit mendahului di antaranya diabetes, hipertensi, hipertiroid, dan penyakit paru obstruksi menahun yang sudah cukup lama diderita.

Jumat 13 Maret 2020, Yurianto menyatakan pasien nomor 01 dan 03 sembuh dari Covid-19. Mereka sudah dibolehkan pulang dan meninggalkan ruang isolasi.

Pemerintah kemudian melakukan upaya-upaya penanganan Covid-19 yang penyebarannya kian meluas. Di antaranya dengan mengeluarkan sejumlah aturan guna menekan angka penyebaran virus Corona atau Covid-19. Aturan-aturan itu dikeluarkan baik dalam bentuk peraturan presiden (perpres), peraturan pemerintah (PP) hingga keputusan presiden (keppres)

Salah satunya Keppres Nomor 7 tahun 2020 tentang Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19. Keppres ini diteken Jokowi pada Jumat, 13 Maret 2020. Gugus Tugas yang saat ini diketuai oleh Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Doni Monardo ini dibentuk dalam rangka menangani penyebaran virus Corona.

Gugus Tugas memiliki sejumlah tugas antara lain, melaksanakan rencana operasional percepatan penanangan virus Corona, mengkoordinasikan serta mengendalikan pelaksanaan kegiatan percepatan penanganan virus Corona.

Sementara itu, status keadaan tertentu darurat penanganan virus Corona di Tanah Air ternyata telah diberlakukan sejak 28 Januari sampai 28 Februari 2020. Status ditetapkan pada saat rapat koordinasi di Kementerian Pemberdayaan Manusia dan Kebudayaan (PMK) saat membahas kepulangan WNI di Wuhan, China.

Kapusdatinkom BNPB Agus Wibowo menjelaskan, karena skala makin besar dan Presiden memerintahkan percepatan, maka diperpanjang dari 29 Februari sampai 29 Mei 2020. Sebab, daerah-daerah di tanah air belum ada yang menetapkan status darurat Covid-9 di wilayah masing-masing.

Agus Wibowo menjelaskan jika daerah sudah menetapkan status keadaan darurat, maka status keadaan tertentu darurat yang dikeluarkan BNPB tidak berlaku lagi.

Penanganan kasus virus corona (Covid 19) pun semakin intens dilakukan. Pemerintah melakukan berbagai upaya untuk mereduksi sekaligus memberikan pengobatan terhadap mereka yang terpapar Covid-19.

Berdasarkan situs covid19.go.id, sebanyak 140 rumah sakit di Tanah Air dijadikan rujukan untuk penanganan pasien Covid-19. Ada pula sejumlah tempat yang dijadikan rumah sakit darurat.

Salah satunya, pemerintah resmi menjadikan Wisma Atlet Kemayoran, Jakarta Pusat, sebagai rumah sakit darurat untuk pasien Covid 19. Peresmian dilakukan langsung oleh Presiden Jokowi, Senin 23 Maret 2020. Begitu dibuka, Rumah Sakit Darurat Wisma Atlet Kemayoran langsung menerima pasien.

Ada pula Rumah Sakit Darurat di Pulau Galang, Kepulauan Riau. Pulau tersebut dulunya merupakan tempat penampungan warga Vietnam. Tempat tersebut telah dirapikan dan bisa menampung 460 pasien. Sejumlah tempat milik pemerintah lainnya juga dijadikan tempat isolasi pasien yang terpapar Covid-19.

4 dari 5 halaman

3 Gejala Khusus Covid-19 pada Lansia

5 dari 5 halaman

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini: