18.077 Warga Jakarta Lakukan Rapid Test, 299 Dinyatakan Positif Covid-19

Dia menjelaskan bisa hasil rapid test positif, langkah selanjutnya akan dilakukan pengambilan swab.

Diterbitkan 01 April 2020, 10:35 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Kepala Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta, Widyastuti, menyatakan sebanyak 18.077 orang Jakarta telah menjalani rapid test virus Corona atau Covid-19 hingga Selasa (31/3/2020).

Dia menyebut dari ribuan yang melakukan rapid test, terdapat 1,7 persen masyarakat yang dinyatakan positif virus Corona.

"Sebanyak 299 orang dinyatakan positif Covid-19 dan 17.778 orang dinyatakan negatif," kata Widyastuti dalam keterangan pers, Rabu (1/4/2020).

Dia menjelaskan bisa hasil tes itu positif, langkah selanjutnya akan dilakukan pengambilan swab. Kemudian dapat melakukan isolasi mandiri atau dirujuk ke shelter selama menunggu hasil PCR.

Namun, bila kondisi memburuk sebelum hasil PCR diperoleh, pasien akan dirujuk ke RS. Sedangkan untuk yang hasilnya negatif diharuskan melakukan isolasi mandiri hingga 14 hari ke depan dan akan dirujuk ke RS bila keadaan tiba-tiba memburuk.

"Memeriksa ulang rapid test (satu kali) pada hari ke 7-10 setelah tes awal," ucapnya.

 

**Ayo berdonasi untuk perlengkapan medis tenaga kesehatan melawan Virus Corona COVID-19 dengan klik tautan ini.

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini:

Prioritas Rapid Test

Sementara itu, dia menyebut sasaran atau prioritas yang menjalani rapid test, yakni mulai dari tenaga medis dan orang yang memiliki riwayat kontak dengan kasus Pasien Dalam Pengawasan (PDP).

Kemudian ada pula untuk orang yang memiliki riwayat kontak dengan kasus pasien konfirmasi atau probabel Covid-19 dan Orang Dalam Pemantauan (ODP).

"Sasaran dan prioritas rapid test, yaitu orang-orang yang berisiko tinggi menularkan ataupun tertular Covid-19," jelas Widyastuti.

 

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6