Sukses

Wakil Wali Kota Serang Kejar PNS yang Kabur Acara Pengajian

Liputan6.com, Jakarta - Wakil Wali Kota Serang Subadri Ushuluddin marah besar dan menggembok gerbang Pusat Pemerintahan Kota (Puspemkot) Serang, Senin (9/12/2019). Kemarawah Wakil Wali Kota karena banyak PNS yang mencoba kabur dari acara pengajian bulanan.

Berdasarkan pantauan, kekesalan itu memuncak setelah puluhan PNS membubarkan diri dari barisan hingga menaiki kendaraan roda dua dan roda empat setelah apel.

Padahal, protokoler Pemkot sudah mengumumkan melalui pengeras suara kegiatan akan diteruskan dengan pengajian bulanan.

Tak hanya menggembok gerbang, Subadri juga mengejar para PNS yang akan kabar dan meminta memarkirkan kembali kendaraannya masing-masing.

Ia mengatakan, bahwa dalam rangkaian pengajian itu akan ada arahan dari Wali Kota Serang Syafrudin untuk berbenah diri dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.

Terlebih, dirinya sadar betul bahwa dalam mewujudkan Kota Serang yang beradab, berdaya dan berbudaya butuh kerja sama yang baik dan tidak dapat dilakukan hanya oleh kepala daerah saja.

"Kalau tadi saya menggembok biar mereka enggak pada pulang, karena Kota Serang ini bisa maju, bagus, rapi, mengejar ketinggalan dari sebuah kebersamaan. Kalau ASN-nya enggak bersama-sama ya percuma, Kota Serang enggak bakal maju kalau cuma mengandalkan kami berdua," katanya.

 

2 dari 3 halaman

Catat Nama PNS

Selain itu, Subadri juga mengintruksikan kepada Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Serang Ritadi B Muhsinun untuk mencatat nama-nama pegawai yang kabur sekaligus memberikan sanksi yang sesuai prosedur. Hal itu dilakukan agar para PNS dapat meningkatkan kedisiplinan.

"Ya undangan udah dari seminggu yang lalu. Tadi mengamanatkan ke Pak Ritadi BKPSDM untuk mencatat pegawai yang kurang disiplin," ujarnya.

Ia berharap, dalam memasuki kepemimpinan yang kedua tahun ini, para PNS dapat meningkatkan kualitas kinerjanya. Mengingat, ujung tombak sebuah pembangunan ada pada tiap-tiap Organisasi Perangkat Daerah (OPD).

"Nggak, saya nggak marah-marah. Nih diluruskan, saya enggak marah, cuma Kota Serang pemkot mempunyai agenda sebulan sekali di minggu pertama ada pengajian, tambah lagi dirangkaikan genap satu tahun kepemimpinan kami. Tadi Pak Wali juga memohon masuknya dua tahun era kepemimpinan kami ini bisa lebih meningkatkan lagi kedisiplinan," tukasnya.

Reporter : Dwi Prasetya

Sumber: Merdeka

3 dari 3 halaman

Saksikan video di bawah ini:

Loading
Artikel Selanjutnya
Tenaga Honorer Bakal Diangkat jadi PNS Tanpa Tes, Benarkah?
Artikel Selanjutnya
Jokowi Tinjau Flexiwork, Sistem yang Mudahkan PNS Kerja dari Rumah