Sukses

Pertemuan PKS-Berkarya, PDIP: Penting untuk Demokrasi

Liputan6.com, Jakarta - Sekretaris Jenderal PDIP Hasto Kristiyanto menyambut baik konsolidasi PKS dengan Partai Berkarya sebagai kubu oposisi. Menurut Hasto, hal tersebut penting untuk menghidupkan check and balance dalam pemerintahan.

"Dengan demikian partai yang di luar pemerintah melakukan konsolidasi untuk meningkatkan kualitas demokrasi, PDI Perjuangan menyambut positif karena hal tersebut penting bagi demokrasi memberikan check and balance," ujar Hasto di Semarang, Jawa Tengah, Selasa (19/11/2019).

Hasto mengatakan, besar kecilnya koalisi oposisi bukan menjadi masalah. Dia mengatakan, semuanya tergantung platform sikap politik oposisi untuk membangun demokrasi dengan menyajikan opsi kebijakan.

Karena itu, PDIP siap bekerjasama dengan ruang lingkup masing-masing. Dan tak ingin kelompok oposisi ini tidak hanya menjadi ornamen demokrasi.

"Kami ingin membangun kerja sama dalam ruang lingkup masing-masing, berada dalam pemerintahan berada di luar pemerintahan itu sama-sama tugas patriotik bagi bangsa dan negara," kata dia.

Seperti apa bentuk kerja samanya, Hasto berharap oposisi memberikan iklim kondusif dalam mengekspresikan gagasannya.

"Memberikan iklim kondusif bagaimana mereka mengekspresikan seluruh gagasannya dan media juga covering both side sebagai prinsip pemberitaan yang sehat juga akan memberikan ruang bagi mereka yang di luar dan itu sehat bagi demokrasi," ujar Sekjen PDIP itu.

2 dari 3 halaman

Partai Berkarya Sambangi PKS

Ketua Umum Partai Berkarya Hutomo Mandala Putra (Tommy Soeharto) akan mengunjungi Kantor Dewan Pimpinan Pusat Partai Keadilan Sejahtera (PKS) pada Selasa sore.

"Info dari DPP, Beliau datang pukul 16.00 WIB sampai 18.00 WIB," ujar staf Hidayat Nur Wahid, Nasrul, lewat pesan singkat yang diterima di Jakarta, Selasa (19/11/2019).

Ketua Badan Perencanaan DPP PKS Bukhori Yusuf sebelumnya pada Jumat pekan lalu sempat mengutarakan rencana kedatangan Partai Berkarya.

"Partai Berkarya memang sudah janji mau datang ke sini," ujar Bukhori seperti dikutip Antara.

Dia mengatakan, rencana pertemuan itu sempat tertunda pekan lalu karena PKS memiliki rencana kegiatan lain. Akan tetapi, PKS memberi kesempatan untuk bertemu lagi pekan ini untuk menciptakan suasana politik yang produktif.

Petinggi PKS yang akan hadir di antaranya Ketua Majelis Syura PKS Habib Salim Segaf, Presiden PKS Mohamad Sohibul Iman, Sekjen PKS Mustafa Kamal, dan jajaran pimpinan PKS lainnya.

Petinggi Partai Berkarya yang akan berkunjung ke kantor PKS yakni Ketua Umum Berkarya Hutomo Mandala Putra, Kepala Dewan Pertimbangan Titiek Soeharto, Kepala Dewan Kehormatan Tedjo Edy, dan Sekretaris Jenderal Priyo Budi Santoso.

Bukhori mengatakan, petinggi-petinggi partai politik harus sering silaturahmi agar menciptakan iklim politik yang kondusif.

"Supaya saling memahami, tidak selalu berpikir negatif," ujar dia.

 

Reporter: Ahda Bayhaqi

Sumber: Merdeka

3 dari 3 halaman

Saksikan video pilihan di bawah ini:

Loading
Artikel Selanjutnya
Dukung Calon Kepala Daerah Non-Muslim, PKS: Enggak Masalah
Artikel Selanjutnya
Aturan Majelis Taklim, PKS: Mengingatkan Kita pada Zaman Orde Baru