Seskab Teddy: Instruksi Presiden Sangat Jelas, Logistik Harus Benar-benar sampai ke Masyarakat

Teddy mengungkapkan arahan Prabowo terkait distribusi bantuan untuk korban bencana.

Diterbitkan 24 Agustus 2026, 09:03 WIB
Share
Copy Link
Batalkan
Jadi intinya...
  • Presiden Prabowo instruksikan penanganan bencana cepat, terpadu, dan pastikan bantuan sampai.
  • 31 ton logistik siap makan dikirim ke NTT untuk korban gempa via tiga pesawat TNI AU.
  • Kalimantan terima 500 pompa air untuk karhutla, dikirim tiga pesawat TNI AU.

Liputan6.com, Jakarta - Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya menyampaikan instruksi Presiden Prabowo Subianto agar seluruh proses penanganan bencana dilaksanakan secara cepat dan terpadu.Menurut dia, Prabowo juga meminta seluruh unsur terkait memastikan bantuan yang dikirim pemerintah benar-benar tiba dan diterima oleh masyarakat yang membutuhkan.

"Arahan Presiden Prabowo sangat jelas, penanganan harus dilakukan secara cepat dan terpadu, serta setiap unsur harus pastikan bantuan logistik benar-benar sampai dan diterima masyarakat yang membutuhkan," jelas Teddy dalam keterangan pers, Senin (24/8/2026).

Hal ini dibuktikan dengan kembali dikirimnya bantuan ke lokasi bencana gempa di Nusa Tenggara Timur (NTT) serta lokasi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalimantan, Senin (24/8/2026) pagi. Bantuan tersebut dikirim oleh enam pesawat TNI AU.

Adapun tiga pesawat diterbangkan menuju NTT, masing-masing dengan tujuan Labuan Bajo dan Maumere. Pesawat-pesawat tersebut membawa total 31 ton logistik siap makan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat terdampak.

"3 pesawat menuju Nusa Tenggara Timur (NTT), masing-masing dengan tujuan Labuan Bajo dan Maumere, membawa 31 ton logistik siap makan, berupa biskuit, wafer, protein bar, roti, berbagai kebutuhan pangan lainnya, serta mainan untuk anak-anak," tutur Teddy.

Pada saat yang sama, tiga pesawat TNI AU lainnya diterbangkan menuju Kalimantan dengan tujuan Pontianak, Palangka Raya dan Banjarmasin. Ketiga pesawat tersebut membawa 500 unit mesin pompa air untuk memperkuat penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla), khususnya di kawasan lahan gambut.

"Sementara itu, tiga pesawat menuju Kalimantan, masing-masing ke Pontianak, Palangkaraya dan Banjarmasin, membawa 500 unit mesin pompa air yang merupakan bagian dari 2.000 unit mesin pompa yang akan dikirimkan secara bertahap sesuai intruksi Presiden Prabowo Subianto dan permintaan para Gubernur di Kalimantan," ungkap Teddy.

Setiap mesin pompa air dilengkapi dengan selang atau pipa sepanjang satu kilometer. Peralatan tersebut diharapkan dapat mendukung petugas menjangkau sumber air dan memperkuat upaya pemadaman kebakaran, terutama di kawasan lahan gambut yang membutuhkan penanganan intensif.

Teddy menuturkan pengiriman bantuan tersebut menunjukkan komitmen pemerintah untuk terus hadir di tengah masyarakat yang menghadapi situasi bencana. Dukungan logistik dan peralatan akan terus disalurkan sesuai dengan kebutuhan di lapangan.

"Pemerintah memastikan masyarakat terdampak tidak berjalan sendiri. Kita hadir dan membersamai mereka," pungkas Teddy.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6