Liputan6.com, Singapura: Karangan bunga tanda berduka cita atas meninggalnya pengusaha Sudono Salim memenuhi Rumah Persemayaman Mount Vernon Parlour 1 Singapura, Senin (11/6). Di antaranya, bunga datang dari Kuntoro Mangkusubroto dan Keluarga serta Prasetya Mulya Foundation and Prasetya Mulya Business School Indonesia.
Dalam suratnya, Kuntoro Mangkusubroto menuliskan, "to mr. Anthony Salim. Deepest Condolences to you and your family in the lost of your father". Di dalam ruangan persemayaman, beberapa petugas menata bunga di sekitar meja panjang tempat meletakan jenazah. Hingga berita ini diturunkan, jenazah Salim masih belum tiba di tempat persemayaman.
Mantan Ketua Apindo Bintan Jamin Hidayat yang ditemui di sekitar tempat persemayaman mengatakan jenazah baru akan tiba sekitar pukul 16.00 waktu Singapura. Sementara itu, di tempat persemayaman, beberapa petugas nampak sedang mempersiapkan tempat duka. Sebuah tenda besar berwarna putih sudah terpasang di depan rumah persemayaman.
Sudono Salim alias Liem Sioe Liong meninggal dalam usia 97 tahun. Almarhum adalah konglomerat yang sukses dengan memayungi grup Salim berdiri sejumlah perusahaan besar di antaranya PT Indofood Sukses Makmur Tbk, PT Indo Mobil Sukses Internasional Tbk, PT Indocement Tunggal Perkasa hingga PT Bank Central Asia Tbk.
Di Kepulauan Riau, Salim Grup berkibar antara lain melalui PT Bintan Inti Industrial Estate di Kawasan Industri Lobam, serta Kawasan Wisata Terpadu Lagoi di Kabupaten Bintan, Kawasan Industri Batamindo dan Lapangan Golf Southlinks di Kota Batam, serta melalui Sembawang Shipyard di Kabupaten Karimun.(ANT/JUM)
Dalam suratnya, Kuntoro Mangkusubroto menuliskan, "to mr. Anthony Salim. Deepest Condolences to you and your family in the lost of your father". Di dalam ruangan persemayaman, beberapa petugas menata bunga di sekitar meja panjang tempat meletakan jenazah. Hingga berita ini diturunkan, jenazah Salim masih belum tiba di tempat persemayaman.
Mantan Ketua Apindo Bintan Jamin Hidayat yang ditemui di sekitar tempat persemayaman mengatakan jenazah baru akan tiba sekitar pukul 16.00 waktu Singapura. Sementara itu, di tempat persemayaman, beberapa petugas nampak sedang mempersiapkan tempat duka. Sebuah tenda besar berwarna putih sudah terpasang di depan rumah persemayaman.
Sudono Salim alias Liem Sioe Liong meninggal dalam usia 97 tahun. Almarhum adalah konglomerat yang sukses dengan memayungi grup Salim berdiri sejumlah perusahaan besar di antaranya PT Indofood Sukses Makmur Tbk, PT Indo Mobil Sukses Internasional Tbk, PT Indocement Tunggal Perkasa hingga PT Bank Central Asia Tbk.
Di Kepulauan Riau, Salim Grup berkibar antara lain melalui PT Bintan Inti Industrial Estate di Kawasan Industri Lobam, serta Kawasan Wisata Terpadu Lagoi di Kabupaten Bintan, Kawasan Industri Batamindo dan Lapangan Golf Southlinks di Kota Batam, serta melalui Sembawang Shipyard di Kabupaten Karimun.(ANT/JUM)
Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9324489/original/034633400_1786708826-cek_fakta_balik_nama.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9322269/original/035290200_1786523414-cek_fakta_-_ombudsman.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7261845/original/041809000_1780048281-Tugas__22_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5432608/original/039355600_1764817183-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2025-12-04T072013.095.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/124178/original/120611aliem-wafat2.jpg)