Sukses

Ulang Tahun, Himpenindo Beri Penghargaan untuk Peneliti LIPI

Liputan6.com, Jakarta - Himpunan Peneliti Indonesia (Himpenindo) memperingati hari ulang tahun ke-6 di Auditorium Gedung LIPI, Jalan Gatot Subroto, Jakarta, Rabu (30/10/2019).

Peringatan ini juga disertai penganugerahan Himpenindo Lifetime Achievement Award untuk Peneliti Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) Taufik Abdullah.

"Dalam HUT Himpenindo yang ke-6 ini, Himpenindo memberikan penghargaan tertinggi kepada peneliti yang dalam hidup dan karirnya meneliti dan meneliti, yang dilakukan secara ikhlas," ujar Ketua Umum PP Himpenindo Syahrir Ika di lokasi.

Menurutnya, negara Indonesia perlu lebih menghargai peneliti yang sudah banyak berjasa bagi bangsa. Karena itu, pihaknya pun berinisiatif memberikan penghargaan ini kepada peneliti yang dinilai telah berjasa dan tulus mengabdikan diri pada penelitian.

"Penghargaan yang diberikan pada para peneliti itu minim. Kami dari organisasi profesi peneliti memandang perlu negeri ini memberikan penghargaan kepada orang-orang yang hebat," papar dia.

Taufik menegaskan, para peneliti, termasuk peneliti LIPI, memiliki sesuatu untuk negeri.

"Mereka memiliki sesuatu yang dipakai oleh negeri, itu harus mendapat apresiasi yang wajar," tukas Syahrir.

 

 

* Dapatkan pulsa gratis senilai Rp10 juta dengan download aplikasi terbaru Liputan6.com mulai 11-31 Oktober 2019 di tautan ini untuk Android dan di sini untuk iOS

2 dari 2 halaman

Pesan Untuk Peneliti Muda

Sementara itu, Peneliti LIPI Taufik Abdullah yang menerima penghargaan itu mengatakan, dirinya turut senang atas adanya hal tersebut.

Dia tak menyangka, di usianya yang sudah mencapai 84 tahun masih bisa aktif meneliti dan menerima penghargaan. Taufik kemudian mengingatkan agar para peneliti muda nantinya bisa menghasilkan sesuatu yang berarti bagi bangsa.

"Peneliti itu syarat pertamanya scientific curiosity harus tinggi. Harus mencari terus. Yang kedua bagi saya adalah integritas keilmuan. Yang ketiga, produce something, menghasilkan, itu saja. Tanpa integritas itu maaf ya, tidak ada arti apa-apa," Syahrir mengakhiri.

 

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini:

Loading
Artikel Selanjutnya
Pengadilan China Penjarakan Peneliti yang Rekayasa Gen Bayi Kembar
Artikel Selanjutnya
LIPI Teliti Asal Sampah Plastik yang Ada di Perairan Indonesia