Sukses

4 Aksi Heroik Selamatkan Bendera Merah Putih Tetap Berkibar

Liputan6.com, Jakarta - Upacara pengibaran Bendera Merah Putih saat peringatan HUT Kemerdekaan RI, tak selalu berjalan mulus. Demikian juga saat upacara HUT ke-74 RI yang digelar pada Sabtu 17 Agustus 2019.

Seperti yang terjadi di daerah kepulauan terpencil di Kabupaten Kayong Utara, Kalimantan Barat. Saat itu, tali pengait bendera putus, akibat angin yang bertiup kencang.

Namun dengan sigap, Paskibraka bernama Joni nekat memanjat tiang dan menyambung tali pengait sehingga Bendera Merah Putih kembali bisa berkibar.

Berikut sejumlah aksi heroik saat pengibaran Bendera Merah Putih di sejumlah daerah di Tanah Air yang dirangkum Liputan6.com:

 

2 dari 6 halaman

Paskibraka Panjat Tiang dan Sambung Tali Pengait

Aksi heroik dilakukan salah satu anggota pasukan pengibar Bendera Merah Putih (Paskibraka) di daerah kepulauan terpencil di Kabupaten Kayong Utara, Kalbar, Sabtu (17/8/2019).

Joni Iskandar nekat memanjat tiang dan menyambung tali pengait bendera yang putus akibat angin yang bertiup kencang.

Kejadian tersebut terjadi usai upacara selesai yang dilaksanakan di Desa Dusun Besar Kecamatan Kepulauan Karimata Kabupaten Kayong Utara.

"Kebetulan angin waktu itu bertiup kencang saat itu, kami sempat khawatir, berencana untuk mengambil alat pemanjat untuk membetulkannya, namun berkat anak kita Joni ia dengan sigap memanjat dan berhasil menyambungkan tali yang sempat putus," kata Pj. Kepala Desa Dusun Besar Jeni Maya Setiawan seperti dikutip dari Antara.

Aksi heroik itu pun diabadikan melalui video singkat yang berdurasi 24 detik tersebar di jejaring sosial dan mendapat pujian warganet yang melihatnya.

"Sudah beberapa orang yang coba untuk memanjat namun tidak berhasil karena angin cukup kencang menerpa tiang bendera itu. Namun tidak bisa, hanya dia itulah Joni yang bisa menyambung tali itu, Alhamdulillah ia berhasil memperbaikinya," kata dia.

3 dari 6 halaman

Siswa SMA Perbaiki Bendera Tersangkut

Aksi memanjat tiang bendera dilakukan siswa SMA di Probolinggo, Jawa Timur. Pelajar kelas 11 SMA Negeri 1 Dringu tersebut nekat memanjat tiang setelah mengetahui upaya memperbaiki bendera yang tersangkut saat upacara penurunan gagal dilakukan oleh pelajar SD.

Seperti ditayangkan Fokus Indosiar, Minggu (18/8/2019), meski sulit karena kencangnya tiupan angin, upaya pelajar yang bercita-cita menjadi TNI ini membuahkan hasil.

"Pertamanya ada anak kecil yang menaiki bendera itu dan anak kecil itu gagal karena tersangkut. Dengan spontan saya terpanggil untuk membenarkan bendera itu," kata pemanjat tiang bendera Fajar Yudha Riski.

4 dari 6 halaman

Bocah SD di Ambon Panjat Tiang Bendera

Tidak hanya dalam upacara penurunan, kendala tersangkutnya sang Merah Putih juga terjadi saat upacara pengibaran bendera.

Salah satunya terjadi di Lapangan Bola Desa Laha, Kota Ambon. Demi menyelamatkan sang merah putih, pelajar SD memberanikan diri memanjat tiang setinggi 17 meter. Usaha pelajar bernama Sandi Lawerang berhasil.

Tali yang tersangkut diperbaiki sehingga upacara berjalan lancar.

5 dari 6 halaman

Anggota TNI Panjat Tiang Bendera

Sementara itu, sorak sorai dan tepuk tangan diberikan peserta upacara penurunan bendera di Lapangan Tawangalun, Banyuwangi, terhadap aksi personel TNI Angkatan Darat yang nekat memanjat tiang bendera.

Personel TNI yang bertugas di Koramil Wongsorejo, Banyuwangi, ini dengan gesit memanjat tiang untuk membantu menurunkan sang merah putih yang tersangkut di tiang saat upacara penurunan bendera.

Aksi Sertu I Wayan Budiarta memanjat tanpa alas kaki membuahkan hasil. Bendera yang tersangkut dapat diturunkan.

6 dari 6 halaman

Saksikan video pilihan di bawah ini:

Loading