Sekarang SPBU Dijaga Polisi-TNI

Polres dan Kodim Sukoharjo mengerahkan 120 anggotanya untuk mengamankan SPBU. Mereka tidak dipersenjatai. Di Bali, aparat ikut mengawasi penjualan BBM di SPBU.

Diterbitkan 29 Maret 2012, 17:20 WIB
Share
Copy Link
Batalkan
Liputan6.com, Sukoharjo: Pengamanan stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) dijaga ketat menjelang kenaikan harga bahan bakar minyak per 1 April mendatang. Di Sukoharjo, Jawa Timur, misalnya. Tidak hanya polisi, pom benin juga tentara. Demikian pantauan SCTV, Kamis (29/3) siang.

Polres dan Kodim Sukoharjo mengerahkan 120 anggotanya. Mereka tidak dipersenjatai. Penempatan aparat keamanan dilakukan mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan menjelang kenaikan BBM. Misalnya aksi borong atau antrean panjang yang kerap terjadi menjelang kenaikan harga BBM.

Sementara di Bali, polisi ikut mengawasi penjualan BBM di pom bensin. Ini dilakukan menyusul lonjakan penjualan BBM di SPBU jelang kenaikan harga. SPBU di Jalan Kamboja, Denpasar, misalnya, biasanya hanya menjual 20 ton BBM per hari namun beberapa hari terakhir naik menjadi 24 ton.

Polisi ditugasi mengawasi penjualan agar tidak melanggar aturan. Misalnya pembelian dalam jumlah tidak wajar yang bisa jadi merupakan upaya penimbunan. Adanya penimbunan ribuan liter BBM di sejumlah lokasi di Bali memperkuat alasan bagi polisi untuk mengawasi sejumlah SPBU.(JUM)

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6