Sukses

Sinyal Reshuffle Kabinet Berbuah Mundurnya Menteri Bukan Koalisi

Liputan6.com, Jakarta - Kabar rencana reshuffle kabinet atau perombakan susunan menteri dalam pemerintahan Presiden Joko Widodo atau Jokowi dan Wakil Presiden Jusuf Kalla berembus kencang dari Istana. Adalah Sekretaris Kabinet (Seskab) Pramono Anung yang melontarkannya.

"Tidak ada yang nanya reshuffle (kabinet) nih?" pancing Pramono di kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin, 13 Agustus 2018. Namun, politikus PDIP itu enggan membeberkan rencana reshuffle kabinet.

Sehari kemudian, Mensesneg Pratikno menjelaskan adanya pertimbangan perombakan kabinet. "Kita tunggu keputusannya, karena ini konsekuensi dari dinamika politik perkoalisian," ujar Pratikno.

Nah, siapa sebenarnya menteri yang bakal diganti atau terkena reshuffle kabinet, dari partai politik apa? Lalu siapa yang malah mundur? Simak Infografis berikut:

 

2 dari 3 halaman

Sinyal Menteri Bukan Koalisi

Penegasan kembali datang dari Istana. Seskab Pramono Anung mengatakan, sudah selayaknya Asman Abnur digusur dari posisi Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan RB) setelah PAN mendukung bakal calon presiden dan wakil presiden Prabowo Subianto-Sandiaga Uno di Pilpres 2019.

"Seyogianya setelah koalisi tergambarkan dengan jelas, siapa pun menteri yang tidak ada dalam koalisi artinya mendukung pemerintahan berhenti," ujar Pramono di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa, 14 Agustus 2018.

 

* Update Terkini Asian Games 2018 Mulai dari Jadwal Pertandingan, Perolehan Medali hingga Informasi Terbaru dari Arena Pesta Olahraga Terbesar Asia di Sini.

3 dari 3 halaman

Menteri dari PAN Mundur

Menpan RB Asman Abnur disebut-sebut sudah menemui Mensesneg Pratikno, guna menyampaikan surat pengunduran diri dari jabatannya.

Hal ini pun tidak disanggah oleh Sekretaris Kabinet Pramono Anung. Menurut dia, pengunduran diri Asman dari jabatannya juga sudah disampaikan ke Presiden Jokowi.

Loading
Artikel Selanjutnya
Surya Paloh Ngaku Belum Dapat Bocoran Menteri Jokowi: Mungkin Saya Terakhir
Artikel Selanjutnya
Jokowi soal Menteri: 45% Parpol, 55% Profesional, Partai Sudah Tahu