Santri di Lombok Tewas Tertimpa Reruntuhan Gempa 7 SR

Muhammad Khudri (14), siswa kelas 1 Mts tertimpa reruntuhan bangunan saat gempa. Kala itu dia sedang mengaji.

Diterbitkan 05 Agustus 2018, 22:03 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Lombok - Seorang santri di Pondok Pesantren Riyadussibat,Sidemen, Kabupaten Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB) dikabarkan meninggal dunia tertimpa reruntuhan gempa 7,0 SR.

"Anak saya terluka parah di bagian kepala," kata Khairul, ayah korban meninggal di jalan raya depan Rumah Sakit Angkatan Darat (RSAD) Mataram.

Dilansir Antara, Muhammad Khudri (14), siswa kelas 1 Mts tertimpa reruntuhan bangunan saat sedang mengaji.

Khairul, sang ayah korban sendiri yang mengangkut anaknya menggunakan mobil warga ke RSAD Mataram dari Ponpes yang jaraknya sekitar 50 meter dari rumahnya.

Kondisi ayah dua anak itu memprihatinkan. Dia muntah-muntah sambil menangis dalam kondisi kedinginan karena hanya menggunakan sarung dan baju dalam.

 

 

Peringatan Tsunami Gempa Lombok Berakhir

Gempa bumi berkekuatan 7,0 SR mengguncang Pulau Lombok dan Sumbawa, Minggu, pukul 18.46 Wita. Pusat gempa terletak pada 8,3 Lintang Selatan, 116,48 Bujur Timur Kabupaten Lombok Utara dengan kedalaman 15 kilometer.

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) sempat mengeluarkan peringatan dini potensi tsunami, namun beberapa waktu kemudian, berdasarkan perkembangan terbaru, menyatakan peringatan tsunami itu berakhir.

 

Saksikan video pilihan di bawah ini: 

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6