Sukses

PAN Nilai PKB Akan Sulit Gabung Koalisi Prabowo Subianto

Saleh menilai, pertemuan Prabowo Subianto dengan Ketum PKB Muhaimin Iskandar kemarin tidak bisa langsung diartikan PKB segera bergabung dengan pemerintahan Prabowo-Gibran.

Liputan6.com, Jakarta - Partai Amanat Nasional (PAN) menilai Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) akan hadapi tantangan sulit bila ingin bergabung dengan pemerintahan Prabowo Subianto. Sebab, PKB dinilai sebagai pembawa narasi perubahan yang bertolak belakang dengan narasi keberlanjutan Prabowo. 

"Sederhananya, Prabowo itu mengusung tema melanjutkan program-program Jokowi. Sementara PKB dan koalisinya ingin melakukan perubahan-perubahan. (Karena) Mereka menganggap Jokowi gagal dalam membangun kesejahteraan rakyat," ujar Ketua DPP PAN, Saleh Partaonan Daulay kepada wartawan, Kamis (25/4/2024).

"Itu kan bertolak belakang. Kelihatannya, PKB akan kesulitan memutar haluan dan berbalik arah," sambungnya.

Saleh menilai, pertemuan Prabowo Subianto dengan Ketum PKB Muhaimin Iskandar (Cak Imin) kemarin tidak bisa langsung diartikan PKB segera bergabung dengan pemerintahan Prabowo-Gibran. 

"Kunjungan Prabowo tersebut jangan langsung diartikan bahwa PKB sudah pasti bergabung," katanya. 

Meski demikian, PAN mengapresiasi sikap Prabowo yang langsung bersilaturahmi dengan Cak Imin pasca ditetapkan sebagai presiden terpilih oleh KPU.

"Walau menang, Prabowo dan seluruh pendukung diminta untuk tidak jumawa," kata Saleh. 

Sebelumnya, Cak Imin menyerahkan delapan agenda perubahan partainya kepada Presiden terpilih Prabowo Subianto di kantor DPP PKB.

Cak Imin berharap, delapan agenda perubahan tersebut bisa menjadi bahan masukan terhadap pemerintahan Prabowo-Gibran ke depan.

"PKB juga menyampaikan kepada Pak Prabowo sebagai Presiden terpilih, 8 agenda perubahan PKB di mana 8 agenda PKB diserahkan kepada 08 untuk menjadi bahan perjuangan sekaligus agenda secara khusus bagi pemerintahan Pak Prabowo di masa yang akan datang," ujar Cak Imin.

* Follow Official WhatsApp Channel Liputan6.com untuk mendapatkan berita-berita terkini dengan mengklik tautan ini.

2 dari 2 halaman

PKS Kunjungi DPP PKB

Wakil Ketua Umum PKB Jazilul Fawaid membenarkan, Kamis hari ini (25/4/2024) akan kembali ada kunjungan partai politik (parpol) ke Kantor DPP PKB di Jalan Raden Saleh, Jakarta Pusat. Menurut pria akrab disapa Gus Jazil tersebut, partai yang datang hari ini adalah Partai Keadilan Sejahtera (PKS).

"Ya benar (dikunjungi PKS)," ujar Gus Jazil saat dikonfirmasi melalui pesan singkat, Kamis (25/4/2024).

Gus Jazil menambahkan, kunjungan dijadwalkan pada malam hari sekira pukul 19.00 WIB.

"Insya Allah pukul 19.00 malam," jelas dia.

Sebelumya diketahui, PKB juga sudah mendapat kunjungan dari Partai Gerindra. Kedatangan tersebut diklaim sebagai hanya sebagai agenda silarurahmi yang dipimpin langsung oleh Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto.

Kedatangan Prabowo ke markas PKB terasa spesial, sebab saat itu Prabowo baru saja ditetapkan oleh Komisi Pemilihan Umum Republik Indonesia (KPU RI) sebagai Presiden Terpilih 2024-2029.

Prabowo dinyatakan KPU RI memenangkan kontestasi Pilpres 2024, dengan memperoleh 96.214.691 suara atau setara dengan 58,59 persen dan memenuhi sedikitnya 20% suara dari 38 provinsi di Indonesia.

Sementara itu, Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Muhaimin Iskandar alias Cak Imin menitipkan, delapan agenda perubahan PKB ke presiden terpilih periode 2024-2029 Prabowo Subianto. Hal ini disampaikan usai bertemu dengan Prabowo secara tertutup di Kantor DPP PKB, Jakarta, Rabu 24 April 2024.

"Tadi PKB juga menyampaikan kepada Pak Prabowo sebagai presiden terpilih, 8 agenda perubahan PKB, dimana 8 agenda PKB diserahkan kepada 08," kata Cak Imin.

* Fakta atau Hoaks? Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor Cek Fakta Liputan6.com 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.