Mengerikan, Atraksi Mobil Lindas Santri Berau Berujung Maut

Akibat aksi itu, salah satu santri tewas saat tengah memamerkan keahlian bela dirinya dengan dilintas sebuah mobil pick up di tanah lapang.

Diterbitkan 04 Mei 2018, 20:51 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Berau - Sebuah rekaman berdurasi 2 menit yang mempertontonkan atraksi berbahaya dan menantang maut yang dilakukan enam santri dari Pondak Pesantren Al-Kholil, Kecamatan Sembaliungh, Kabupaten Berau, Kalimantan Timur mendadak viral.

Akibat aksi itu, salah satu santri tewas saat tengah memamerkan keahlian bela dirinya dengan dilintas sebuah mobil pikap di tanah lapang.

Belakangan diketahui, atraksi itu dilakukan sebagai acara kelulusan kelas 1X MTs Al-Kholil.

Video tersebut pertama kali diunggah ke media berbagi video oleh Sarno asal Berau, Kalimantan Timur, Jumat (4/5/2018), dan kini telah dilihat oleh 156 orang.

Sebelum pick up berwarna hitam itu melindas tubuh-tubuh kecil yang melintang di depannya, terlihat para guru menginstruksikan murid-muridnya untuk menundukkan kepala.

"Tunduk-tunduk...," ucap seorang guru sambil diringi suara Allahu Akbar.

Mobil lalu melaju perlahan dan melindas tubuh salah satu anak yang berada di urutan paling depan. Gemuruh tepuk tangan warga yang melihat atraksi itu semakin kencang terdengar saat satu-persatu anak langsung berdiri.

Namun, tidak bagi santri yang berada di urutan pertama. Dia tetap tertelungkup di atas tanah meski gurunya berusaha menyadarkannya.

Saksikan video pilihan di bawah ini:

 

Respons Warganet

Sontak beragam komentar pun datang dari warganet. Tak sedikit dari mereka yang menyalahkan seni pencak silat dengan memeragakan atraksi lindas mobil dengan jatuh korban.

Salah satunya datang dari Nizar Creative

"Inalillahi wainnaillahi rojiun Wisuda sekolahan di daerah #berau_kalimantan menghadirkan pencak silat #Pagarnusa dengan Atraksi di lindas mobil pick up L300,trs korban meninggal dunia."

Selanjutnya ada Budhi Prasetyo:

"Sudah dapat dipastikan di madrasah itu SALAH BESAR dalam memberikan pendidikan penanaman aqidah islamnya di situ."

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6